Minggu, 28 September 2014

Untuk Yang Sedang Jatuh Cinta,Nasehat Dari Lagu Seroja

Seroja

Mari menyusun seroja,bunga seroja
Hiasan sanggul remaja,putri remaja
Rupa yang elok dimanja,jangan dimanja
Pujalah ia oh saja,sekedar saja

Mengapa kau termenung,oh adik berhati bingung
Janganlah engkau percaya dengan asmara

Sekarang bukan bermenung,jaman bermenung
Mari bersama,oh adik memetik bunga


Tahun 2004 ketika untuk pertama kalinya aku merantau setelah menamatkan pendidikanku di Smk Muhammadiyah 4 Wonogiri ke kota Padang yang asing bagiku.

Terpisah jarak yang panjang dan lautan yang membentang,dan waktu  yang lama dengan kampung halaman serta dengan seseorang yang sempat singgah dihati,ketika rindu berubah menjadi lara karena tidak bisa berjumpa,aku hanya bisa terdiam tak sanggup bercerita,memendam semua sendiri,jaman dulu tak ada yang namanya Hp ataupun Bbm,yang ada adalah wartel(warung telekomunikasi)dan surat,kebayang tidak,kamu rindu dengan seseorang sementara untuk bertanya kabarnya saja engkau harus menunggu hingga satu hingga dua bulan karena surat ini memerlukan waktu yang lama untuk sampai ketujuan.

Saat perasaan merindu dendam,hati membara dibakar rindu,fikiran terbelenggu yang ada hanya dia,dia dan dia,tak ada yang lain.Lalu apa yang bisa dilakukan,hanya bisa menahan semua itu sambil berharap waktu berlaku ramah dan memendekkan satu tahun yang terasa sangat lama.

Nah,ketika itulah secara tidak sengaja aku mendengar sebuah lagu yang sangat menyentuh,liriknya pendek,namun sarat dengan nasehat yang sangat berarti untuk yang sedang jatuh cinta.Lagu ini menceritakan seorang kakak yang menasehati adiknya yang sedang jatuh cinta,terbelenggu denga n cintanya hingga membuat hatinya dirundung keresahan dan kesedihan.Entah karena sang pujaan hati  yang tidak membalas cintanya atau karena sebab yang lain yang pasti sang adik perempuannya selalu melamun,tak memperhatikan hal lain selain hanya sibuk dengan angan angannya tentang sang kekasih hati.

Saat sang kakak mengetahui kalau adiknya menjadi sering termenung padahal biasanya selalu cerah ceria,duduklah sang kakak didekat adiknya,kemudian menasehati dengan lemah lembut agar sang adik tidak terlalu mengagumi kegantengan dan ketampanan secara berlebihan,sang kakak menyuruh untuk mencintai secara wajar agar ketika cinta tak terbalas tidak akan terlalu bersedih hati.

Adiknya masih menunduk karena memang susah melupakan seseorang yang sangat dicintai,sang kakak kemudian menasehati kembali agar adiknya tidak terlalu mengikuti hatinya tentang cinta,ia pasti datang kalau saatnya telah tiba.

“Tersenyumlah,dan jalani hidupmu dengan ceria,jangan terlalu terbawa perasaanmu,yakinlah ketika saatnya tiba ia akan merengkuhmu kedalam kebahagiaan,suatu saat ketika tiba waktunya untuk menikah”

Mungkin seperti itu yang dikatakan oleh kakanya,kemudian ia memeluk adiknya memberikan semangat hingga sang adik bisa tersenyum kembali.

Demikianlah satu nasehat singkat yang aku ambil dari lagu seroja/teratai,sampai sekarang aku masih menyukai lagu yang dibawakan dengan apik oleh Boy Sandy ini.

*Gambar diambil dari google


Jumat, 26 September 2014

Kangen Dengan Film Ksatria Baja Haitam

Saat kecil aku sangat menyukai film Kamen Rider,kalau dulu aku menyebutnya Ksatria Baja Hitam,filmnya seru menceritakan kepahlawanan Kotaro Minami dalam memberantas kejahatan dan menegakkan keadilan.

Waktu itu aku bercita cita ingin menjadi seperti Kotaro Minami yang mempunyai kekuatan super bisa berubah wujud menjadi sosok lain,demikian terobsesinya aku waktu itu hingga tak sadar menirukan gerakan berantem Ksatria Baja Hitam saat ada banyak orang dewasa,kontan saja aku langsung menjadi tertawaanJ.

Malukah aku?iya siapa yang tidak malu ditertawakan  orang banyak.

Tapi semua itu tak menyurutkan niatku dalam menonoton Ksatria Baja Hitam dan menirukan gerakannya,ditertawakan ya biarin saja yang jelas aku suka dengan film itu,dan sampai sekarang pun aku masih menggemari tontonan seperti itu,menurutku itu lebih baik daripada melihat pengumbaran aurat dan tontonan pertengkaran konyol di sinetron sinetron itu

Film itu mengajarkan untuk menjadi pahlawan,menggunakan kekuatan yang besar untuk menegakkan keadilan,membela yang tertindas agak mirip dengan serial silat yang sering aku baca hanya bedanya kalau Ksatria Baja Hitam harus berubah dulu untuk menjadi kuat para pendekar harus melatih diri untuk menjadi hebat.

Dua duanya mengajarkan tentang jiwa kepahlawanan hal yang mungkin jarang dikenal oleh anak jaman sekarang yang di nina bobo kan oleh gadget,internet dan beragam kemudahan yang lainnya.

Tontonan seperti itu menjadi barang yang langka disaksikan ditelevisi kalau saja masih ada mungkin aku akan menjadi orang pertama yang duduk di depan televisi.



Rabu, 24 September 2014

Perkenalanku Dengan Ray,Biarkan Semua Berlalu Karya Fahri Asiza

Entah mengapa kali ini aku ingin menuliskan sesuatu,aku kangen membaca karya bang Fahri Asiza.Aku sungguh terkesan dengan caranya bercerita,bahkan terkadang aku membayangkan kalau akulah sang tokoh utama dalam cerita itu.
Ray,biarkan semua berlalu adalah awal aku berkenalan dengan karya bang Fahri,ceritanya remaja banget,aku yang dahulu sangat menyukai sepeda motor dan cerita petualangan seakan menemukan emas berkilo-kilo.

Waktu itu tahun 2004 aku masih ada dikota Padang Sumatera Barat,selepas sekolah disebuah sekolah kejuruan di Wonogiri aku memang bekerja disana,serabutan,yang penting aku bisa mendapatkan pengalaman merantau ke pulau lain,bisa melihat ragam kehidupan yang berbeda.

Aku sedang diajak jalan- jalan sama seorang temanku waktu itu.Kami membawa becak,lebih tepatnya temanku yang membawa dan aku duduk didepan,dia mengajakku kesebuah toko buku yang aku lupa nama tokonya,temanku waktu itu mencari buku karya Aa Gym karena kebetulan hatinya sedang risau memikirkan beragam masalah,aku hanya mengikuti dari belakang sambil ikut melihat lihat koleksi dari toko tersebut,ada banyak novel disana juga buku-buku keagamaan,aku hanya melihat sekilas saja karena tak ada yang menarik perhatianku.

Secara tidak sengaja aku melihat sebuah buku bersampul kuning dengan gambar depannya seorang anak muda yang sedang memegang helm,menatap tajam berdiri disamping sebuah motor sport dan seorang gadis berjilbab.

Aku menjadi tertarik,buku itu aku ambil dan aku perhatikan bagian belakang dimana tertulis ulasan ceritanya.Ternyata tentang kebut-kebutan motor dan ada kisah cinta juga antara Ray dengan tokoh wanita Tia.

Judulnya juga yang membuat aku tertarik,biarkan semua berlalu...pas sekali dengan aku yang waktu itu sedang patah hati,buku itu aku ambil dan aku bawa ke kasir,kalau tidak salah dahulu harganya Rp.24.000,- tak masalah meski untuk ukuranku pada waktu itu tergolong mahal,sesampainya di kontrakan buku itu eh,novel itu aku buka dan baca,aku langsung menyukainya dan segera menjadi fans tokoh yang bernama Ray tersebut,karakternya yang setia kawan,jago balap motor,namun tetap tidak melupakan sholat,dan..ganteng.Aku bahkan bercita cita untuk membeli motor yang sama seperti yang dipakai Ray,Honda Tiger 2000.

Ceritanya sangat menarik,tentang bagaimana konflik batin Ray ketika memutuskan berhenti balap liar,perjumpaannya dengan anak perempuan pengamen yang menasehatinya namun sayang,anak perempuan itu meninggal tertabrak mobil.Juga tentang hubungan persahabatan(percintaan)antara Ray dengan Tia yang dikemas dengan halus dan wajar,mereka berteman meski berbeda jenis,tak ada pergaulan yang berlebihan,semua berjalan secara halus demikian juga kisah cinta tersamar antara mereka.

Aku demikian menikmati novel ini,sampai sekarangpun masih ada hanya sayang aku tak bisa mengambil gambarnya karena saat ini aku di Pekanbaru,Riau sementara bukunya aku tinggal di kotaku Wonogiri sana.

Itulah cerita singkatku tentang awal perjumpaanku dengan Ray yang banyak menginspirasiku untuk menjadi orang yang meski suka naik motor namun tidak melupakan sholat.


*Gambar diambil dari google

Senin, 22 September 2014

Ketika Jatuh Cinta,Kapankah Engkau Akan Menyadari Cintaku

Aku jatuh cinta padamu...aku tak bohong dengan semua yang pernah aku katakan padamu lewat sms ataupun telefon meski berulangkali engkau mengatakan kalau semua itu hanyalah rayuan gombal yang tak bermutu,aku jujur dengan perkataanku padamu,meski mungkin keterbukaanku engkau artikan lain,mungkin engkau mengira eku hanyalah lelaki perayu yang mengobral janji pada semua wanita,engkau salah,aku tak pernah mengobral janji,aku hanya mendekati wanita yang menarik hatiku,yang menimbulkan desiran aneh ketika menatapnya.

Tahukah engkau perasaanku ketika aku berterus terang mengatakan padamu kalau aku merindukanmu?ah,tidak,engkau tak akan mau tahu dengan semua hal yang kau anggap ‘lebay’,ataupun ‘kepo’ padahal semua itu jujur dari hatiku kalau saja engkau bisa menyadarinya,dua istilah itu hanyalah ciptaan orang yang tak pernah mengerti dan memahami apa itu cinta,mereka tak pernah tahu rasanya jatuh cinta.

’lebay’kah ketika seorang mengungkapkan perasaannya?

‘kepo”kah ketika seorang ingin tahu tentang seorang yang membuatnya selalu berdebar debar?

Kalau engkau menganggap dua hal itu adalah sesuatu yang salah,lalu bagaimana seorang  memberitahukan perasaannya?

Kalau saja engkau pernah berkenalan dengan rindu,engkau akan membuang jauh jauh anggapan ‘kepo dan’lebay’ itu dari perbendaharaan kata-katamu,aku tak berani memintamu untuk memperdulikan perasaanku karena aku sadar aku bukanlah siapa siapamu yang berhak untuk mengtur kehidupanmu,aku hanyalah seorang yang mengagumimu dan merindukanmu meski engkau tak begitu mengacuhkanku,tak mengapa aku akan berusaha dengan cara yang baik,karena aku tahu engkau orang baik yang layak diperjuangkan dengan cara yang baik.

*Perhatian:ini hanya tulisan rekaan semata


Minggu, 21 September 2014

Sebuah Renungan,Pelajaran Dari Selembar Foto


Apakah yang kalian lakukan saat melihat kembali album kenangan sepuluh tahun yang lalu?tersenyum dan berkata dalam hati”aku ternyata dulu begini ya,imut dan menggemaskan”,”pakaianku dahulu ketinggalan jaman,jelek sekali tidak modis seperti sekarang” atau mungkin hal yang lain.
Selembar foto,hanya selembar namun terkadang mempunyai harga yang sangat mahal untuk seseorang.Darinya semua kejadian masa lalu seakan kembali tercetak dalam ingatan,kilasan balik akan sebuah peristiwa perlahan hadir menyapa,entah sedih,senang,tangis atau tawa semuanya berlomba lomba menghadirkan sebuah kenangan.

Saat menghadap cermin,alangkah berbedanya,aku dahulu yang demikian tampan/cantik sekarang menjadi tua dan keriput,kemana kemudaanku yang dahulu aku banggakan?kalau saja aku dahulu begitu tak akan aku menjadi begini,kalau saja dahulu aku tetap menjadi diriku mungkin aku tak akan menyesal seperti sekarang,ah kalau saja aku masih muda,kalau saja..

Tapi sekarang engkau sudah tua,tak akan mungkin bisa kembali meski kau mempunyai setumpuk harta benda,akan kau bayar pada siapa untuk bisa kembali ke masa silam?semua yang sudah berlalu tak akan bisa dikembalikan,alangkah beruntungnya orang yang bisa menjalani hidup dengan menjadi diri sendiri dan mewujudkan apa yang menjadi cita citanya.

Dahulu engkau sangat rajin datang ke Masjid,mendengar pengajian,belajar membaca Al-Quran bersama teman teman yang menyenangkan,bukankah dahulu engkau bahagia meski tak sekaya sekarang?dengan beberapa potong makanan yang dimakan bersama engkau sudah bisa tertawa,tak seperti sekarang hendak tersenyum saja enggan.


Ah,alangkah rindunya kembali kemasa itu,menjalani hidup dengan riang gembira berlomba menduduki shaf terdepan,berlomba paling dahulu untuk adzan,berlomba bacaan Al –Quran siapa yang paling baik.Alangkah besarnya penyesalanku tak menjalani hidupku dengan baik,kalau aku tak mampu kemasa lalu,aku akan menjalani hidupku yang sekarang dengan bahagia,aku akan berlomba dalam kebaikan seperti dahulu,bukan berlomba dalam kejahatan seperti yang sekarang aku sesali,tak pernah ada kata terlambat kalau ingin berubah,tak pernah..

Minggu, 14 September 2014

Foto Seadanya Hasil Jepretan Menggunakan Nokia C6




Kita Butuh Pahlawan

Menyimak berita yang ditayangkan oleh sejumlah televisi membuat miris,banyaknya kasus kejahatan dan kekerasan yang terjadi menjadi indikasi kalau bangsa ini mengalami kemunduran moral yang luar biasa,bangsa yang dahulu terkenal dengan keramahan dan kesantunannya perlahan menjadi bangsa yang lupa pada kepribadiannya.

Banyak orang sudah tak peduli tentang halal dan haram bahkan ada yang mengatakan begini “mencari yang haram saja susah apalagi yang halal” suatu pendapat yang jelas keliru dipandang dari sudut manapun.Alangkah kecewanya para pejuang kita dahulu kalau saja mereka mengetahui akan seperti inilah generasi yang mereka perjuangkan dengan taruhan nyawa.

Kalau dahulu banyak sekali contoh keperwiraan,kepahlawanan maka sekarang sudah sangat sulit sekali ditemui hal seperti itu,entah kemana perginya jiwa dan semangat para “pendekar”yang dengan gigih memperjuangkan kebenaran dan keadilan,kita membutuhkan mereka sekarang,bukan ujud dalam artian fisik karena mereka kini sudah tak ada lagi,sifat merekalah yang saat ini sungguh dirindukan,masih adakah orang yang mau berkurban untuk menolong orang lain dengan tanpa imbalan?silahkan tanya pada diri kalian sendiri.

Hal semacam inilah yang kadang membuat aku sering membaca kisah kepahlawanan,dari sanalah aku menyaksikan sebuah contoh kepahlawanan dan keberanian yang luar biasa mereka benar benar berjuang,bukan hanya sekedar sebuah “pencitraan”semata,kalau ada waktu bacalah kisah kepahlawanan mereka jangan hanya membaca dan menikmati kisah percintaan yang hanya membiaskan luka dihati para pembaca.

Marilah kita jadikan perjuangan para pahlawan itu tidak sia sia dengan bekerja dengan sungguh sungguh dan jujur dibidang apapun yang sedang kita tekuni,jangan hiraukan orang yang memandang sinis sebuah kejujuran.


Minggu, 07 September 2014

Perkenalkan,Saya Blogger Wonogiri

Hallo,perkenalkan saya blogger dari Wonogiri,lulusan SMK MUHAMMADIYAH 4 WONOGIRI  tahun 2004,lumayan lama juga ya saya lulus dari SMK tercinta.Saat ini saya berada di wonogiri menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang mancari uang di pulau lain,menyebrangi lautan eh tidak ding,rata rata perantau dari Wonogiri dan sekitarnya memilih untuk naik pesawat,alasannya kalau menggunakan jalur darat lama dan capek,sementara kalau menggunakan pesawat terbang sekitar dua jam kalau dari Yogjakarta.

Kalau dari rumah saya di Jatupurno ke Yogjakarta sekitar tiga jam ditempuh dengan menggunakan mobil sewaan,tarifnya kurang lebih 500 ribu rupiah.Ada juga ojeg motor kalau kebetulan pulang sendirian,tarif yang dipatok sekitar 150 ribu sampai rumah.

Sampai sekarang saya masih mencoba mancari rekan rekan blogger dari wonogiri,jadi buat kalian yang kebetulan singgah di blog saya ini,silakan tinggalkan komentar  ya untuk ajang silaturahmi sekalian bagi bagi tips seputar per bloger an.

Terus terang saya masih merasam kesulitan tentang bagaiamana mengelola blog ini agar ramai pengunjung namun,saya juga tidak menyerah dalam mencari tips dan trik agar blog saya mudah terindeks hingga para sahabat dari wonogiri bisa mudah menemukannya.

Baiklah,buat rekan rekan ditunggu kunjungannya,jangan malas untuk menulis ya,mari kita sampaikan kebaikan lewat tulisan kita.Jangan menyerah dan terus belajar.


Tentang Coretan Pengembara

Hallo,mungkin ada yang bertanya coretan pengembara itu maksudnya apa?Sejauh yang dituliskan selama ini tak ada satupun yang berkaitan dengan pengembaraan,semuanya hanya cerita dan puisi,lantas dimana cerita pengembaraannya?

Baiklah akan saya jawab,cerita pengembara maksud saya disini adalah pengembaraan saya sebagai perantau yang mencari uang di pulau lain sekaligus pengembaraan saya dalam ruang imajinasi,bukankah itu bisa juga disebut pengembara?Saya sebetulnya sangat suka melakukan perjalanan hanya sayang belum menemukan waktu yang tepat,urusan keperluan sehari hari yang tak bisa ditinggalkan menjadikan saya baru bisa mengembara dalam dunia imajinasi saja.

Aku juga sering mengembara di dunia maya,membaca artikel yang ditulis teman teman yang melakukan pengembaraan diluar sana,dari foto foto yang ditampilkan saya jadi tahu betapa pengembaraan kalian ternyata tidak mudah,namun kalian juga sangat beruntung bisa mengunjungi tempat yang jauh yang  bisa aku saksikan melalui gambar gambar di website atau blog kalian.

Terkadang aku mengembara melalui novel yang ditulis oleh penulis terkenal,dari sanalah aku melihat hasil pengembaraan,menyusuri gunung,melihat kota yang bagus,bangunan megah,peninggalan sejarah dan banyak hal lain yang kalau aku melakukan pengembaraan langsung pasti akan memakan waktu yang sangat panjang,semua itu sedikit memuaskan keinginanku untuk bertualang seperti kalian sana.

Namun  bukan berarti aku hanya akan duduk diam saja dirumah,terkadang aku juga melakukan pengembaraan sebatas jangkauan biaya yang aku punya saja,aku cuma belum berani menuliskan karena terlalu kecil dibandingkan hasil pengembaraan kalian.

Baiklah,mudah mudahan ini sedikit bisa mengurangi rasa ingin tahu kalian tentang Coretan Pengembara.


Cerpen,Namaku Zaki

Setelah mengantarkan Karsi anak muda berambut godrong itu berencana mengunjungi sahabatnya,Ahmad.

Ia mengambil jalan agak memutar kalau-kalau ada yang kebetulan melihat dia mengantarkan gadis itu tak akan berfikir buruk.Jalanan Desa itu sudah cukup bagus menurut anak muda ini,dimana-mana sudah dilakukan penyemenan jalan,hanya sayang sebagian masih ada yang tidak diperbaiki,jalan sebelum sampai di Desa Ahmad dan justru bagian itu adalah jalanan yang dahulu diaspal,setelah rusak tak ada yang memperbaiki,entah tanggung jawab siapa perawatan jalanan itu.

Diarahkannya CB150 R ke rumah yang terletak disamping tanjakan paling tinggi di Desa itu.Rumah itu masih seperti biasanya.Didepan rumahnya ada sbuah kolam ikan yang dikelilingi oleh sayuran,ada tomat,terong,bayam,seledri,sawi seledri .Pemuda itu jadi membayangkan alangkah nikmatnya masak dari hasil kebun sendiri,rasanya pasti lebih enak dari masakan rumah makan yang biasa disantapnya.

Ia baru saja hendak beruluk salam saat sebuah Astrea Grand mendekat.Rupanya Ahmad baru pulang dari Masjid,ia segera menghampiri sahabat nya yang baru datang,menanyakan kabar kemudian mempersilakan masuk kedalam rumah.

Mereka kemudian terlibat dalam pembicaraan tentang sayuran didekat kolam,siapa yang menanamnya,bagaimana merawatnya dan berapa bulan sampai memasuki uasia siap panen.Obrolan sejenak terputus saat kakak perempuan Ahmad menghidangkan minuman hangat.Si pemuda mengucapkan terimakasih yang disambut dengan anggukan,kemudian kakak perempuan Ahmad kembali kedapur.

Ahmad kemudian menanyakan kenapa si pemuda tumbenan datang selepas asar biasanya ia berkunjung pagi hari saat hari libur,pemuda itu tersenyum kemudian menceritakan pertemuannya dengan Karsi dan bagaimana ia menolongnya dari hal buruk yang akan dlakukan pacarnya,ia kebetulan sedang duduk merenung mencari bahan untuk tulisan yang akan dibuat ketika ia mendengar teriakan minta tolong,ia melihat seorang pemuda hendak berbuat yang tidak senonoh pada seorang wanita,ia kemudian menolongnya dan mengantarkan pulang.

Ahmad mengangguk angguk.Ia juga pernah ditolong anak muda itu sekaligus menjadi awal perkenalannya dengannya.Waktu  itu menjelang malam ia baru saja  pulang dari Solo mengantar Mas nya yang akan berangkat ke Pekanbaru menuju bandara.Karena agak malam,ia memutuskan untuk mengambil jalan pintas lewat Karanganyar kemudian belok kanan menuju arah Jatipuro,dari Jatipuro ia tinggal lurus saja maka akan sampai ke arah Desanya.

Tak disangka saat jalanan sepi  ia dihadang tiga orang yang melintangkan motornya ditengah jalan,ia mengerem dan hendak berbalik arah ketika orang keempat mendatanginya dari belakang dan menyuruhnya menyerahkan motornya,saat itulah ia melihat pemuda gondrong mendekat,ia mengira itu adalah bos dari komplotan itu,namun ternyata ia salah pemuda rupanya berniat menolongnya.
Ia masih ingat pemuda itu mengeluarkan pistol dari balik jaketnya kemudian mengancam komplotan itu untuk segera pergi,kalau tidak ia tak ragu menembakkan pistolnya,komplotan itu kemudian melarikan diri.

Ketika ia menyinggung masalah itu si pemuda hanya tersenyum ia mengatakan kalau pistol yang dia bawa bukan pistol sungguhan hanya merupakan air soff gun saja,namun rupanya penjahat itu sudah ketakutan,kalau saja mereka nekat melawan aku pasti kalah kok demikian kata pemuda itu.

Ahmad tertawa mendengarnya,ia begitu kagum pada keberanian pemuda itu  dan juga pada keikhlasannya dalam menolong sesama,orang lain akan menghindar kalau ada kejadian seperti itu namun si pemuda justry tergerak hatinya untuk menolong.

Dipandanginya pemuda itu dalam dalam.ia sulit menaksir usianya ia perkirakan sekitar duapuluh lima tahunan.Ahmad kemudaian iseng bertanya apakah dia sudah menikah?dengan pemuda itu menjawab belum,Ahmad kemudaian berkelakar bagaimana kalau dengan Karsi sajapemuda itu hanya tersenyum saja,kemudaian ia berpamitan pulang.

Ahmad agak merasa bersalah,apakah pertanyaannya membuat pemuda itu tersinggung?ia hendak minta maaf tapi si pemuda sudah melangkah keluar rumah.Eh Ahmad lupa sesuatu,sudah agak lama berkenalan tapi ia belum tahu nama pemuda itu.

Sebelum si pemuda menaiki motornya ia menanyakan namanya.Namaku Zaki kata pemuda itu.


Ahmad mengingat nama itu baik baik,hari senin ia akan menanyakan pada kawan kawannya siapa tahu mereka tahu tentang pemuda misterius itu.

Jumat, 05 September 2014

Cerpen:Sadarnya sang Kembang Desa

Namanya Karsi,dia berasal dari salah satu desa di kabupaten Wonogiri,orangnya cantik,putih dan berkulit bersih.kecantikannya membuat banyak jejaka sering menggodanya,siapa tahu beruntung menyunting sang kembang Desa.

Ayahnya adalah Pak Jiman,petani yang jujur dan tekun,ia ingin anaknya menjadi gadis sholehah dan berbakti pada orang tuanya,hanya saja keinginan ini agaknya sulit terwujud karena anaknya lebih cenderung mengikuti kata hatinya sendiri.Pengaruh tontonan sinetron rupanya sudah sampai juga di Desa,sayang yang diikuti sebagian anak mudanya adalah hal yang negatif,seperti gaya hidup mewah,ingin serba instan dan cepat juga cara berpakaian yang membuat para orang tua mengelusa dada.

Celana pensil dan baju serba ngepas seakan sudah menjadi pakaian wajib para anak muda,putra putri sama saja.Biar dianggap gaul dan modis katanya.Mereka seakan sudah lupa kalau tujuan pakaian itu dibuat adalah untuk menutupi aurat yang tidak patut dilihat.pantas saja kalau seringkali ada saja gadis yang berbadan dua karena kebablasan dalam berpacaran.

Sesuatu yang harus mereka jaga sampai menikah harus diserahkan kepada pacarnya hanya karena alasan cinta semata,bukankah cinta itu tidak merusak?lantas kenapa para lelaki merusak kesucian seorang gadis karena alasan cinta?Kalau saja mereka tak terlalu menuruti perasaan tak akan ada penyesalan yang akan menghantui seumur hidup.

Tiap kali dinasehati menyangkut cara berpakaiannya Karsi selalu membantah,ia menganggap apa yang dilakukannya sudah benar,apa kata dunia kalau ia merubah penampilan,bisa malu ia kalau ketemu pacarnya,Romi.Ibunya yang mendengarkan kengototan Karsi hanya bisa terdiam dan dalam hati mendoakan agar anaknya bisa berubah,ia tidak ingin buah hati satu satunya menjadi seperti Sumi yang tak sempat menyelesaikan SMU yang hanya tinggal beberapa bulan lagi karena ketahuan hamil,namun ia juga tak mau menasehati anaknya dengan kasar.Baginya lebih baik menasehati berulang ulang dengan cara halus daripada membentak kasar yang akan membuat karsi terluka dan akan bereaksi sama kerasnya,ia percaya suatu saat karsi akan berubah.

Siang itu sepulang sekolah di sebuah SMU swasta di Wonogiri,Karsi tidak langsung pulang,ia ada janji dengan Romi,pacarnya.lewat sms Romi mengatakan supaya Karsi menunggu di pasar Wonogiri lantai satu,dekat dengan Toko jam tangan di deretan ruko sebelah timur,ia menunggu dengan perasaan bahagia,tumben Romi begitu perhatian,padahal biasanya tidak seperti ini.Sepuluh menit ,menunggu Karsi mulai bosan,diambilnya Hp dari dalam tas punggungnya yang modis,ia akan bbm sahabatnya Mira,meminta agar mengatakan kepada ibunya kalau ia pulang agak terlambat karena ada pelajaran tambahan,dalam hati ia merasa bersalah juga menipu ibunya yang selalu sabar menghadapi tingkah polahnya.

Tepat saat ia memasukkan hp nya kedalam tas ia mendengar suara menyapanya lembut,suara yang sangat dikenalnya,Romi.Pemuda tampan itu turun dari Kawasaki Ninja warna merahnya kemudian segera menghampiri Karsi.Romi kelihatan lain hari ini hanya sayang karsi tidak menyadarinya karena terpesona akan ketampanan pacarnya itu.

Diterimanya helm yang disodorkan Romi kemudian mereka bergegas ke bendungan Gajah Mungkur yang oleh kebanyakan orang menyebutnya dengan plasa,entah siapa yang mulai menamakan demikian.

Romi menjalankan Sepeda Motornya dengan kecepatan sedang,ia merencanakan sesuatu pada pacarnya yang cantik tapi lugu ini,setelah mendapatkan sesuatu darinya ia akan segera memutuskan hubungan,biar saja nanti kalau diusut ia akan berdalih seperti yang biasa ia lakukan pada mantannya,Romi membelokkan motornya ke kanan ketikan sampai diperempatan dekat Masjid,Karsi agak heran kalau tujuannya ke plasa harusnya lurus tapi kenapa kearah kanan?namun ia tak begitu mempedulikan lagi yang penting ia bisa bersama Romi agak lama.

Romi memarkir motornya di dekat tower kemudian ia mengajak Karsi jalan kaki dengan alasan ingin mengajak melihat bendungan Wonogiri dari atas agar lebih romantis,Karsi tidak menaruh curiga sedikitpun dengan pacarnya,dalam pikirannya Romi itu anaknya baik,sopan dan ganteng itu saja.

Sesampainya di rerimbunan pohon yang biasa digunakan Romi sebagai tempat merusak pacar pacarnya dulu ia mengajak Karsi berhenti,ia pun segera duduk,Karsi mengikuti duduk dalam hatinya ia memuji Romi yang begitu perhatian,seolah tahu kalau ia capek kemudian menagajak istirahat.

Romi mulai melancarkan jurus mautnya,ia menggenggam tangan karsi dan mengatakan rayuan memambukkan seperti yang biasa ia lakukan,dan Karsipun terbuai karenanya,namun ia masih sadar untuk menolak ketika Romi meminta lebih,ia berontak tapi tenaga Romi terlalu kuat,ia menjerit namun Romi membakap mulutnya,dalam hati ia berdoa semoga ada yang menolongnya,ah,kenapa dalam keadaan begini ia baru ingat pada Allah?ia memohon berdoa dengan sangat sambil berusaha menghantikan aksi keji Romi.

Untunglah doanya ternyata terjawab,tepat ketika ia hampir menyerah ia melihat tubuh Romi terpelanting kebelakang,ia tak tahu kenapa namun ia masih ingat untuk membenahi pakaiannya.

Nampak didepannya seorang pemuda mengenakan jaket warna hijau tua agak kusam berambut  gondrong,tubuhnya sedang namun kelihatan kokoh,ia tak mengenalnya namun kelihatan sekali kalau Romi terkejut,ia sepertinya sudah tahu siapa si pemuda,dari pembicaraan mereka ia mengetahui kalau pemuda penolongnya adalah lawan Romi saat balap motor,pemuda itu kelihatan marah pada Romi,dan ini membuat Karsi khawatir,Romi adalah pemegang sabuk hitam dalam salah satu cabang beladiri,ia mengancam si pemuda agar tak  mencampuri urusannya namun si pemuda hanya menatap dengan dingin dengan sorot mata mengancam.

Romi yang kehilangan kesabaran segera menghampir sipemuda  bermaksud memberi pelajaran karena telah menghalangi maksudnya.

Ia mengayunkan tinjunya mendatar kearah muka namun si pemuda,mengelak kesamping sambil mengayunknan kakinya mendatar mengarah lambung Romi.Romi masih sempat berkelit,namun pemuda itu tak mau memberi kesempatan,diayunkan tinjunya mengarah dada Romi yang dengan sigap menangkis dengan lengannya namun ia terkejut ketika tendanganmemitar si pemuda yang tepat menghantam uluhatinya,ia kemudian roboh sambil meringis kesakitan.

Romi memaki maki sipemuda yang hanya diam dengan posisi waspada kalau kala Romi akan kembali menyerang,namun ternyata diluar dugaan ketika sipemuda memperhatikan Karsi dan menanyakan apakah ia baik baik saja ternyata kesempatan ini digunakn untuk melarikan diri.Si pemuda hendak mengejar namun urung saat terdengar Karsi memanggil.

Pemuda itu segera menghampiri Karsi dan mengulang pertanyaannya,apakah Karsi baik baik saja,Karsi menjawab kalau ia tidak apa apa,pemuda itu kemudian menawarkan Karsi pulang.

Karsi mengiyakan karena ia tak punya pilihan lain,rumahnya jauh sementara dari plasa ke terminal tidak ada mobil,pemuda itu meminta karsi menunggu karena ia harus mencari pinjaman helm.

Tak lama berselang,pemuda ini kembali,setelah menyerahkan helm padanya,merekapun berboncengan menuju Desa Karsi,Karang Asri.

Karena capek Karsi dan masih trauma dengan kejadian tadi karsi menyandarkan kepalanya pada punggung sipemuda entah mengapa ia merasa aman berada di dekatnya,namun ia terkejut ketika ia mendengar pemuda itu mengatakan untuk tidak bersandar dipunggungya,ketika ia bertanya mengapa,pemuda itu menjawab kalau mereka bukan muhrim.

Karsi terkejut mendengarnya ia tak mengira pemuda gondrong ini begitu sopan,ia menolak padahal ia hanya bersandar bersandar dipundaknya,ternyata penampilan terkadang menipu.Romi yang begitu tampan dan rapi ternyata hatinya jahat,tega sekali hendak melakukan hal itu padanya,ia membencinya sekarang,lelaki itu pintar menipu.Dari depan ia pur pura berhati malaikat namun dalam hati ternyata menyimpan kekejian,mungkin ini akibatnya karena telah berbohong pada ibunya,dalam hati ia berjanji akan mengubah penampilannya dan menuruti kata ibunya.

Sementara pemuda itu berwajah biasa saja,rambutnya gondrong tapi berhati baik,ternyata menilai seorang itu tak cukup dari apa yang dilihat dari fisik semata.

Ia tersadar dari lamunanya ketika pemuda itu menanyakan arah,ternyata ia sudah sampai di daerah Jatisrono,ia menunjuk arah kiri sambil mengatakan nama sebuah Desa,pemuda itu mengangguk sambil mengatakan kalau salah seorang temannya berasal dari daerah sana,Karsi agak kaget mendengarnya,tak disangka orang yang menolongnya rupanya pernah datang ke Desanya.

Ketika ia bertanya pemuda itu mengatakan kalau temannya bernama,ahmad.

Ahmad,karsi membatin dalam hati,bukankah Ahmad itu pemuda yang rajin mengajar di TPA selepas asar?ia sekolah di SMK MUHAMMADIYAH 4 WONOGIRI.Tak disangkanya si gondrong adalah temannya bang Ahmad padahal kalau dilihat rasanya tidak cocok kalau bang Ahmad punya teman gondrong,ah biarlah nati akan ditanyakan langsung padanya.
Pemuda itu mengantar Karsi limapuluh meter dari rumahnya,ia khawatir kalau tahu Karsi diantar olehnya hanya akan mengundang gosip yang seharusnya bisa dihindari,ia kasihan kalau nanti Karsi ditanya oleh orang tuanya.Karsi berulang kali mengucapkan terimakasih yang dibalas si pemuda dengan anggukan kecil,ia menasehati Karsi agar lebih hati hati hati kalau mengenal laki laki,karena tak semua laki laki itu baik dan bisa dipercaya.


Setelah pamitan dan mengucap salam si pemuda itu memutar balik motornya kemudian segera hilang ditelan tikungan diiringi tatapan kagum Karsi padanya,ah kenapa ia bisa lupa menanyakan namanya?

Kamis, 04 September 2014

Kapan Nikah,Om :-)?


Kali ini Om Juk akan ngomongin masalah jodoh nih,cie cie ehm ehm suit suit,ssstttt diam jangan berisik kalau pada bangun dan ikut nguping,kan gawat,nanti pada tahu kalau penulis diusia mendekati angka tigapuluh belum ketemu jodohnya:-).

Baiklah ini hanya cerita saja ya,jadi nanti kalau ada yang kisah cintanya sama jangan tersinggung,percayalah itu hal yang kebetulan saja.

Sobat pembaca,Om Juk ini orang yang mudah sekaligus sulit jatuh cinta,lho mas,mudah dan sulit kok dicampur to,kayak es campur saja,maksudnya gini kadang aku tuh bisa mudah jatuh cinta kalau ketemu wanita yang kebetulan pas dihati,contohnya kalau ketemu sama cewek cantik,baik,ramah,sopan,pinter,kalau yang ini sih semua cowok juga mau,om.

Tapi ada tapinya lho ya,sekalipun orangnya mempunyai gambaran seperti diatas namun kalau sifatnya tidak baik penilaianku akan langsung berubah,soalnya yang aku pentingkan adalah agamanya,kalau agamanya baik lanjutkan saja seperti kata pak SBY,tapi kalau tidak baik ya,dilihat dulu apa masih punya potensi untuk menjadi baik apa tidak,kalau tidak ya dengan berat hati say good by lah meski dengan berlinangan air mata.

Terus om juk juga kadang susaaaaah banget buat jatuh cinta,entah kenapa bisa begitu,bisa jadi mungkin dahulu aku orang yang terlalu mengharapkan wanita yang sempurna,entah dari fisiknya atau yang lain,sebelum aku menyadari kalau itu salah,wanita yang sempurna itu tak pernah ada.

Dulu ada juga wanita yang pernah singgah dihati hanya saja karena aku masih saja ragu akhirnya diambil orang,tapi itu dahulu ya,ketika aku belum bisa memaknai apa itu cinta,salah menafsirkan cinta jadinya aku malah menambah panjang daftar pemuda patah hati.

Sekarang aku jadi mengerti,cinta itu bukan tentang gemuk atau kurus,jelek atau cantik,tapi tentang hati,meski jujur berat juga mencintai orang jelek,ups keceplosan:-).Apalah gunanya wajah yang cantik kalau hatinya tidak cantik,masih mending wajah biasa tapi hatinya cantik,iya to?hayo pasti kalian maunya hati cantik,wajah juga cantik kan?ngaku saja deh..terus bagaimana kalau wajah jelek hatinya jelek om?kalau yang ini no comment sajalah.

Akhir akhir ini om juk dilanda keresahan yang  luar biasa,apalagi kalau tidak gara gara pertanyaan kayak gini,kapan nikah?rasanya itu kayak diceburin diempang terus digigitin sama ikan lele.nikahnya sih siap siap saja tapi calonnya yang belum ada,sudah mencari kebanyak tempat,mengarungi tujuh samudera,udah kayak Sinbad saja(lebay dikit),namun belum juga bertemu sang pujaan hati,om juk jadi curiga,jangan jangan doi masih nyangkut dimana gitu,atau dia belum bisa melihat potensi kegantenganku yang tersembunyi,jadilah mereka melewatkan cowok ganteng,baik hati dan tidak sombong iniJ

Mungkin juga,soalnya akhir akhir ini cowok kategori bad boy sedang laris larisnya dalam dunia persilatan,eh pernikahan.Hmm apa om juk harus jadi bad boy ya biar segera mendapatkan jodoh?tapi tidak om juk ingin mencari dan tetap menjadi diri sendiri sampai suatu saat menemukan seorang yang mau menerima segala kelebihan dan kekuranganku,karena jujur om juk ini banyak kurangnya daripada lebihnya:-).

Terus satu lagi pertanyaannya sebelum tulisan ini diakhiri,kapan nikah om?:-),ntar nunggu dapet (ngeloyor pergi sambil gigit sandal).

Rabu, 03 September 2014

Hal Menyenangkan Dan Menyebalkan Saat Ngeblog

Ngeblog itu hal yang menyenangkan sekaligus menyebalkan,kenapa bisa begitu?ya jelas saja bisa,menyenangkan kalau ada satu orang atau lebih yang meninggalkan komentar pada artikel yang kita buat,rasanya itu seperti mendapatkan uang saat kita sedang membutuhkannya,seneeeeeng sekali,nah menyebalkannya adalah kalau begini,kita sudah capek capek menulis,mikirnya lama,eh begitu selesai dibuat,diposting dan sama sekali tak ada yang baca,hanya satu atau dua pageview dalam sehari rasanya pengen nangis kalau tidak malu dibilang,eh udah kumisan kok nangis,hehehe...

Kalau susah begini salah siapa coba?ya tak ada yang salah dong,memang wajarnya seperti itu,tak mungkin khan kita menulis kemudian langsung jadi bagus,iya tidak?semua hal memerlukan proses agar bisa mencapai keberhasilan,tak ada yang instan macam yang kita lihat dari tayangan sinetron kita yang kurang masuk akal itu,masa iya ada banyak sekali kebetulan,misalnya gini,ada cowok cantik miskin eh dalam sebuah insiden ketemu dengan cowok kaya,ganteng baik hati pula,apa tidak bikin tepuk jidat kalau menontonnya,asal jangan jidat orang saja yang lu tepuk ya,bisa berabe urusan nati.

Oke,kita akan ngomongin apa sekarang?kalau ngomongin masalah patah hati ntar aku dikira cengeng,meski kadang begitu sih,soalnya entah kenapa kalau menuliskan sesuatu yang menyangkut patah hati kok rasanya enak banget,nyaman,dan idenya seakan tak pernah habis,ada saja bahan yang bisa dikembangkan menjadi sebuah tulisan,halah bilang saja nulis sekalian curhat,om..hmm iya juga sih,meski kadang aku kasihan sama yang baca,udah banyak masalah,eh malah disuguhin cerita mengharu biru,tapi tak apa apa juga kali sob,kan sekalian sebagai pembelajaran buat kita kita kalau kadang cinta tak selalu bisa memiliki,tu khan malah jadi curhatJ.

Rasa rasanya kalau aku teruskan tulisan ini akan jadi sarana empuk buat om juk curhat masalah putus cinta deh,nah berhubung om juk kasihan dengan kalian yngkebetulan terdampar di blog anak wonogiri ini mending tulisan ini kita cukupkan sampai sekian ya,mudah mudahan besuk ada ide yang lebih baik dan menggembirakan.




Selasa, 02 September 2014

Puisi:Aku Merindukanmu

Aku merindukanmu...
Saat saat bersama menapaki hari,mengukir cerita dengan tawa
Bahagia menjadi sesuatu yang mudah ketika bersamamu
Tak ada yang kuinginkan saat itu kecuali menggenggam tanganmu
Hanya,itu...

Aku merindukanmu...
Menatap indah bola mata yang menyejukkan,ada ketulusan disana
Terpancar dalam sikapmu yang sungguh menawan hatiku
Inginku merengkuhmu dalam pelukanku,namun nuraniku tak mengijinkan itu

Aku merindukanmu..
Dapatkah engkau disana merasakan sebesar apa kerinduanku?
Lautan membentang tak menjadi penghalang untuk rasaku sampai padamu
Meski waktu tak ramah saat ini,suatu ketika ia akan tersenyum juga melihat ketulusanku

Senin, 01 September 2014

Buat Yang Sedang Patah Hati

Selamat malam sobat,apakah yang akan aku ceritakan kali ini?hmm sebentar aku pikir dahulu ya,baiklah kali ini aku akan menceritakan tentang pengalaman patah hati,lho kok patah hati sih mas,ga enak tauk,malam malam kok disuguhi cerita mengerikan,mending pengalaman jatuh cinta,pasti lebih menarik..

Pengalaman jatuh cinta lain kali saja ya,yang akan aku ceritakan bukan sekedar patah hati terus cemberut,tak mau makan,tak mau senyum bahkan tak mau ngapa ngapanin saking sakitnya?memang sakit?ya iyalah kalau patah hati itu enak pasti akan ada patah hati masal di negara ini,lanjut ya..sobat bagi kalian yang pernah patah hati,aku akan berbagi cerita tentangnya,seorang yang dulu sangat aku cinta,aku begitu memujanya dan menganggap dia yang paling sempurna,namanya orang jatuh cinta kan selalu ingin mengetahui sesuatu yang berhubungan dengannya jadilah aku menjadi detektif dadakan,hobby ku membaca cerita detektif menjadi tersalurkan,dengan gaya serlock holmes aku menyelidiki doi,aku jadi tahu banyak tetangnya,akhirnya perasaan cintaku padanya semakin bertambah,rasanya aku sudah tak tahan lagi dengan beban yang membuncah didadaku,aku akan mengatakan semua perasaanku padanya.

Karena kami terpisah jarak aku memberanikan diri mengatakan perasaanku lewat telefon sambil harap harap cemas,ia akan menerima atau menolak.

Dan jawaban yang aku dengar ternyata tak sperti harapan,apa daya cinta tidak bisa dipaksakan..katanya dia hanya menganggap aku hanya teman,tak lebih,hancur hatiku mendengarnya,alangkah bodohnya aku yang salah menafsirkan kedekatannya padaku selama ini,aku menunduk diam dan tak mampu berkata,kuputuskan telefon dengan alasan batrey low,kelihatannya dia curiga,tapi aku tak peduli,berbicara dengannya lebih lama hanya akan menyakitkan saja.

Aku kemudian duduk termenung meratapi kisah cintaku yang bertepuk sebelah tangan,hiks hiks..aku merasa menjadi orang paling malang didunia,semua hal terasa menyebalkan,tak seperti sebelumnya..
Jangan menganggap aku sebagai orang yang tegar,berbulan bulan aku merasa tak bersemangat dalam menjalani hidup,rasanya mau ngapa ngapain malas,apa gunanya,toh dia juga tak peduli padaku.

Lalu pada saat aku gunah gulana,datanglah sahabat baik memberikan pertolongan,dan kemudian aku mendapatkan wanita cantik dan baik hati,,eit tidak begitu ceritanya kayak sinetron saja.aku melarikan kesedihanku dengan membaca,karena aku orangnya suka membaca,entah buku,koran,atau lewat internet tak apa apa yang penting baca,dan ternyata apa yang aku temukan?

Apa yang aku rasakan tak seberapa,sob..ada banyak orang diluar sana yang maslahnya lebih besar tapi tetap mampu bertahan dan semangat menjalani hidup,jangankan cuma patah hati,mereka bahkan ada yang patah tangan,patah kaki,patah gigi,mereka kehilangan kaki,tangan,bahkan ada yang kehilangan penglihatannya,lantas masihkah aku pantas menganggap aku ini orang yang paling menderita?tidak,apa yang aku alami tak ada apa apanya dibandinkan mereka,jadi masihkah akan aku teruskan hidup dengan berpatah hati ria,seperti disinetron dan berharap ada yang simpati padaku?tidak.hidup ini terlalu berharga untuk sekedar digunakan meratapi nasib,kita akan kehilangan banyak hal sementara tak ada apapun yang kita dapat,jadi aku memutuskan untuk sementara menjadi orang yang optimis,kok sementara sih mas?ya iyalah siapa yang menjamin aku tak patah hati lagi?tapi setidaknya aku sudah mendapat pengalaman,jadi nanti kalau hatiku dipatahkan alias cinta ditolak paling tidak aku bisa segera move on.


Yo uwes ngono ae cerito dino iki,mudah mudahan tak ada yang patah hati yah.atau gini saja,aku bagi tips nih kalau tidak sama kalian sebenarnya aku nggak mau ngasih,soalnya ini top secret banget,kalau kalian coba dijamin tidak patah hati lagi,deh.penasaran?tenang ni juga mau tak kasih tahu,tipsnya adalah kalau kalian merasa udah mampu buruan nikah sono pasti tak patah hati lagi..kaburrr .oke ini hanya cerita saja kok,jangan ditanggapi berlebihan ya.