Senin, 31 Maret 2014

Saat Semangat Ngeblog Meredup

Selamat malam sobat,tulisan ini aku persembahkan buat sobat yang semangat ngeblognya meredup atau bahkan hilang sama sekali.

Hari ini genap saya konsisten tiga puluh hari menulis,selama satu bulan ini saya selalu memposting satu tulisan perhari,kalau ada satu hari yang terpaksa terlewatkan karena suatu sebab,aku akan menggantinya dengan dua artikel di hari berikutnya.

Siapapun yang menulis sudah pasti mengharapkan ada yang membaca tulisannya,termasuk saya,namun ternyata untuk membuat seorang membaca di blog ku bukan hal yang mudah,dalam satu bulan ini saya mendapat kunjungan kurang dari 450,itu sudah termasuk saya sendiri yang membaca dari nokia lama saya ketika waktu senggang sekedar untuk mengecek apakah ada kata kata yang kurang lengkap atau tulisan yang tidak enak dibaca,karena terkadang ada saja yang terlewat.

Seumpama jumlah pengunjung dibulatkan menjadi 450 maka kalau dirata rata dalam bulan ini blog ku mendapat kunjungan kurang lebih 14 orang saja perhari,sedikit sekali bukan?sobat dapat membayangkan tiga puluh satu hari menulis dan jumlah pengunjung hanya segitu,kecewa?sudah pasti,aku merasa tulisanku masih jauh dari bagus hingga jumlah pengunjung sangat sedikit.

Menyerahkah aku?tentu saja tidak sobat,menulis itu hal yang membuatku nyaman dan gembira,aku bisa menceritakan sesuatu dan membaginya pada banyak orang,siapa tahu ada salah satu tulisanku yang menarik dan bermanfaat untuk orang lain. 

Meski tak banyak yang datang berkunjung namun dari satu bulan ini aku sudah mengalami kemajuan,aku bisa lebih mudah menuangkan uneg uneg lewat tulisan tidak seperti satu bulan yang lalu ketika aku merasa masih seperti anak yang belajar berbicara.

Jadi jangan menyerah sobat,teruslah menulis,sekarang,esok dan seterusnya..tanamkan dalam hatimu bahwa menulis bukanlah pekerjaan yang sia sia,menulis seperti menanam,butuh waktu untuk tumbuh memerlukan perawatan dan konsistensi barulah suatu saat akan bisa dinikmati hasilnya:-)



Aku Begini Karenamu?

Halo kawan.pernah lihat tulisan disertai gambar tidak?tulisannya kayak gini

Aku begini karenamu,dengan latar belakang gambar yang memberitahukan seorang laki laki menjadi peminum perokok atau yang lainnya karena ditolak maupun diputuskan wanita pujaannya,seakan akan dengan memperlihatkan kehancuran dirinya akan membuat sang pujaan hati kembali lagi padahal kenyataannya justru sebaliknya.si wanita yang sebenarnya masih akan memberikan kesempatan sekali lagi setelah melihat laki laki itu berubahpun urung,hatinya menjadi ragu,hanya karena hal seperti ini saja dia menjadi hancur apalagi kelak kalau sudah berumah tangga,dimana masalah suda pasti akan bertambah banyak.

Laki laki tak boleh seperti itu sobat,jadilah orang yang kuat dan tidak cengeng dengan cara melarikan diri pada hal yang tidak baik tiap kali ada masalah yang kamu rasakan berat,dengan mengatakan aku begini karenamu seolah kamu menyalahkan wanita yang kamu cintai atas keburukan yang kamu lakukan saat ini,semua karena dia,gara gara dia,dengan melakukan itu kamu tak akan mendapatkan apa apa selain pandangan dia yang semakin bertambah buruk padamu.

Jangan mudah terpengaruh orang lain,kalau orang lain menghancurkan dirinya karena wanita kamu tak usah menirunya,jadikan saja pelajaran agar kamu tak melakukan kesalahan yang sama seperti dia,buktikan ketegaranmu dalam menghadapi masalah bukan cuma mengatakan lewat status di facebook mu padahal batinmu mengatakan sebaliknya.

Percayalah dengan melarikan masalah pada hal yang negatif tak akan menyelesaikan masalah,justru semakin membuatmu terpuruk semakin dalam,tak ada gunanya menunjukkan betapa sedihnya kamu padanya,tak ada.Buktikan padanya kalau kamu ra po po tanpanya,dengan tegar bukan sambil tertunduk lesu.


Sobat,marilah kita sikapi tiap kesedihan dengan cara yang wajar,tak perlu lebay seperti yang kalian lihat di dalam gambar ataupun tulisan:-)

Petani Desa Ngernak

Aku ingin bercerita,mahukah kaian mendengarnya?bukan tentang percintaan atau kisah kesedihan,namun hanyalah kisah tentang kehidupan yang sederhana,kehidupan desa diantara sawah dan sungai,kalau kalian ingin mendengarkan duduklah dengan manis,tak perlu kalian merasa was was kalau kalau ada cerita yang menyeramkan

Duapuluh tahun yng lalu desa kami sangat asri dengan banyak pohon dan udara yang dingin,kalau malam hari kami ingin keluar rumah,kami akan memakai jaket atau berkain sarung,dan kalau udara sangat dingin biasanya kami akan membuat api unggun di pinggir jalan atau di pojok halaman,obrolan hangat pun terjadi sambil duduk mengelilingi api unggun,biasanya yang sering dibicarakan adalah masalah tanaman padi dan binatang ternak.

Namun kalau yang duduk duduk banyak anak mudanya maka obrolan tentu saja menyangkut gadis remaja,jangan bandingkan dengan sekarang,dulu kalau membicarakan anak gadis, malunya bukan main apalagi jika yang disinggung kebetulan adalah gadis yang disukai,kami akan menunduk dan sedikit bicara takut kalau mengatakan sesuatu yang salah hingga ketahuan kalau menyukainya.

Kalau obrolan agak lama salah seorang biasanya mempunyai gagasan untuk membuat makanan tak perlu mewah,apa saja yang ada.Kalau pas adanya jagung kami mengambil jagung,kalau adanya singkong kami akan mencabutnya dari tempat yang dekat dari kami berkumpul,namun tentu saja setelah meminta ijin pada yang punya.Pemilik tanaman akan dengan senang hati mengijinkan tak ada rasa eman kalau hanya untuk dimakan. 

Kami juga tidak berlebihan,hanya akan mengambil seperlunya saja.Kalau haus salah seorang yang rumahnya dekat akan pulang untuk mengambilkan minuman tak perlu yang manis sekedar air putih saja sudah cukup.

Keramahan dan kesahajaan petani di desaku sering kali membuatku takjub,dalam keadaan apapun mereka tetap bekerja meski hasilnya tidak seberapa,bagi mereka bekerja adalah sebuah kemuliaan,sekecil apapun kalau itu menyangkut pekerjaan pasti akan sangat dihargai,para ibu pun mendidik anaknya untuk bekerja,mereka menanamkan prinsip itu semenjak kecil,sering kali ada anak kecil sudah menyabit rumput atau mencangkul,terkadang memikul sedikit padi di pundaknya,itu hal yang wajar dijumpai di desa kami.

Anak anak gadis tak segan untuk turun kesawah dan membiarkan kulit mereka terkena lumpur,biasanya mereka akan kesawah kalau musim panen dan tanam tiba,kalau musim panen para wanita yang menyabit padi dan mengumpulkannya sementara para lelaki bertugas memikul sampai kerumah,kalau musim tanam para wanita biasanya akan menanam padi yang dinamakan tandur,sementara para laki laki yang mencabut bibit padi dan mengikatnya agar mudah disebar di tiap bedengan sawah,kalau didesa kami dinamakan ndaut.

Hal yang paling menyenangkan adalah saat makan atau sarapan karena biasanya makanan akan diantar kesawah oleh seorang atau dua orang wanita.Kalau dari jauh kelihatan ada yang berjalan menggendong bakul dan menenteng ceret atau kendi kami akan memandang dengan tersenyum,sudah waktunya makan,hidangan yang diantarkan pun sangat sederhana,hanya nasi putih,sambal,sayur buncis atau gori dengan gudangan/kleman namun karena kami menyantapnya disawah bersama sama maka rasanya menjadi sangat nikmat.


Begitulah sedikit cerita hari ini,sampai ketemu dengan cerita sederhana lainnya ya.

Minggu, 30 Maret 2014

Ternyata Mencangkul Itu Berat Sobat

Dahulu aku sering diajak mencangkul oleh ayahku,beliau memberikan cangkul kecil dengan tangkai,kalau didesa kami namanya doran.Doran itu dibuat sepenuh hati oleh ayahku,permukaannya dihaluskan dengan amplas,takut kalau tanganku ketika menggunakannya.Setelah jadi dicobanya,kalau dirasakan nyaman dipakai barulah diberikan padaku.

Aku menerimanya dan ikut berangkat kesawah dengan ogah ogahan,aku masih ingin melihat acara kartun di minggu pagi.Biasanya aku setengah hari akan duduk didepan tv sambil menunggu makan siang,namun hari itu aku malah diajak kesawah,hmmm fikiran anak anakku masih belum bisa memahami maksud ayahku,aku hanya berfikir ayahku tak memahamiku,padahal acara janperson sedang seru serunya,ada duel janperson vs bilgodi setelah itu ada dragonball goku vs picolo.

Aku mengkikuti ayah dari belakang sambil menggerutu dalam hati,masih belum rela meninggalkan acara kartun favoritku hiks hiksL.Perjalanan kesawah menempuh jarak sekitar duapuluh menit,melewati sungai,kemudian naik dilereng bukit setelah itu lurus melewati jalanan sempit di pinggir sungai,aku jadi tertegun kalau jalan tanpa beban  saja begini sulit bagaimana jika sambil memikul padi?Ada yang berdesir dalam hatiku,ah alangkah teganya aku duduk manis dirumah sementara ayahku memikul padi,mataku agak basah namun aku hapus diam diam aku tak mau ayahku tahu.

Beliau menoleh padaku sambil tersenyum.karena aku agak ketinggalan,aku kemudian mempercepat langkahku agar dapat berjalan beriringan,tak lama kemudian kami sampai disawah.

Aku memandangi petak demi petak dengan bingung,darimana harus memulai,dari tanggul atau tengah,dan bagaimana caranya membuat tanggul yang baru?.Ayah seakan mengetahui kebingunganku,beliau lalu berjalan ke pinggir dan memperbarui tanggulnya lebih dahulu,baru setelah tanggul selesai beliau mulai mencangkul dibagian tengah,aku memperhatikan dengan seksama,kayaknya kok mudah tapi,begitu aku coba ternyata sulit,aku tak berhasil membuat tanggul,akhirnya ayah menyuruhku mencangkul dibagian tengah saja yang lebih mudah..hmm kalau yang ini tak begitu sulit,hanya saja baru sebentar kok capek sekali rupanya aku terlalu bersemgangat hingga cepat capek,beliau kemudian menjelaskan kalau mencangkul itu pelan pelan saja agar tidak mudah capek,oo begitu tak kira asal saja ternyata ada tekniknya juga ya..namun ternyata aku tak bertahan lama sekitar jam sepuluh aku kecapekan,ayah kemudian menyuruhku pulang dahulu sementara  beliau masih akan menyelesaikan satu petak itu dahulu.

Aku mencuci cangkulku disungai sementara bajuku aku biarkan kotor penuh lumpur biar kelihatan kalau habis mencangkul hehe

Ternyata pekerjaan ayahku sangat berat,aku sendiri tak tahu kalau saat dewasa sanggup mengolah sawah dengan cara itu.aku berjalan pulang sambil merenung,dalam hati aku berjanji akan rajin belajar untuk menghargai kerja keras beliau.






Sabtu, 29 Maret 2014

Jangan Takut Menghadapi Kesulitan

Sobat,jangan takut menghadapi kesulitan saat kau mencoba melakukan sesuatu,ia bukanlah hambatan yang akan merintangi jalanmu namun sebuah ujian agar kamu menjadi lebih kuat,kesulitan akan mendidik jiwamu untuk mandiri dalam mengarungi kehidupan yang sebenarnya.Jangan pernah lari atau sembunyi dari kesulitan karena kamu tak akan bisa,hadapilah lama kelamaan kamu tak akan merasakan itu sebagai kesulitan lagi,tapi tantangan.

Berhentilah bermimpi seperti yang sering kamu saksikan dalam acara televisi,dimana ada banyak sekali kebetulan,hidup ini harus diperjuangkan bukan hanya mengharapkan kebetulan.Keberuntungan memang ada namun seringkali di iringi dengan kerja keras dan perjuangan,jangan manjakan jiwamu dengan lagu yang melemahkan hatimu,tersenyumlah tegakkan dadamu dan katakan pada dirimu kalau kamu kuat dan kamu bisa mengarungi hidup dengan keberanian.

Berhentilah mencari maklum dan mencari aman,waktu tak akan menunggumu dengan sabar seperti saat ibumu menungguimu ketika TK dulu,apapun yang kamu lakukan waktu akan terus berjalan tanpa menghiraukanmu,jangan jadi orang yang rugi dengan menyia nyiakan waktumu dengan hal yang tak memberi manfaat bagimu.

Sadarilah diposisi mana kamu berada,dan berjuanglah untuk menghasilkan sesuatu manfaat,kalau kamu belum mampu memberi manfaat untuk orang lain setidaknya kamu bisa memberi manfaat pada dirimu sendiri,fikirkanlah untuk apa kamu hidup..janganlah menjadi orang yang rugi dengan tersadar saat usia telah senja

Jika selama ini kamu menyia nyiakan waktumu dengan tidur berlebihan,atau bermuram durja sepanjang hari tak mengapa kamu selalu punya peluang jika kamu sungguh sungguh ingin mengubah hidupmu,segeralah menata hidupmu agar tak semakin banyak waktu yang terbuang percuma

Andai kamu merasa orang paling malang,jangan biarkan orang memandangmu dengan rasa kasihan dan iba,segeralah berusaha dari hal kecil yang kamu bisa dan biarkan orang mengenalmu sebagi orang yang tegar dan pantang menyerah.

Sadarilah hidup bukan sesuatu yang bisa diulang seperti saat sekolah,jadi bijaklah dalam menjalaninya


Jumat, 28 Maret 2014

Jangan Salahkan si Jaman

Ini  kan memang jamannya kayak gini,jaman edan jadi kalau tidak ikut edan akan ditindas dan tak akan kebagian,benarkah demikian?

Hmm mari kita bahas apakah memang semua ini salah jaman,padahal setahuku Jaman putra Pak Karmin itu anaknya baik masa dia disalahkan sih..kok tega amat.Kenapa ya sekarang kok kalau ada yang aneh,kalau ada yang tak wajar dalam masyarakat seringkali bilang,memang sudah jamannya gini,memang sudah jamannya gitu,bukankah jaman ini tidak termasuk makhluk bernyawa yang bisa melakukan kesalahan.

Kalau kita mau berlapang dada,bukan jaman yang harus disalahkan,tapi manusia yang hidup di jaman ini,manusianya yang sebenarnya salah,semuanya karena andil kita bersama.Jangan sembarangan ya Mas,tak semua masih banyak kok manusia yang baik yang tetap konsisten dalam kebaikan..

Memang benar masih banyak manusia yang baik,hanya kadang menyembunyikan kebaikannya,dan tak mau peduli pada lingkungannya,yang penting aku baik dan tidak menganggu orang namun apakah baik yang seperti itu cukup?

Kita mungkin harus sedikit berkorban agar masyarakat kita bisa lebih baik,kalau semua hanya meniatkan tanpa ada yang berbuat apakah bisa mengubah sesuatu?,namun jika semua berbuat meski sedikit akan mengawali perubahan yang besar,kearah kebaikan tentunya.

Bagaimana mengawalinya?

Pekalah pada keadaan lingkungan,seringkali kita jumpai didalam bus atau dimanapun kalau ada preman bertato atau mengaku keluar dari penjara memalak uang pada seseorang,penumpang yang lain hanya diam saja pura pura tidak tahu,ada yang berpura pura tidur,pura pura sms,dan alasan lainnya,jadilah penjahat itu berbuat seenaknya,karena tak merasa tak ada yang berani pada mereka padahal penjahatnya hanya satu atau dua sementara penumpang bus puluhan..

Akhirnya apa?

Penumpang yang dipalak ini menyimpan dendam,dan untuk memnlbalasnya ia juga akan diam saja kalau ada penumpang lain yang kena palak,bayangkan jika dalam satu hari ada sepuluh saja korban seperti itu dalam satu tahun ada berapa?Mudah mudahan masih ada orang yang mau menolong sesamanya yang sedang dalam kesulitan,tak cuma cerita fiksi yang ditulis novelis yang rindu pada sosok pahlawan..

Yang lebih kecil namun sering kita abaikan ada,saat seoran ibu tua atau kakek tua berdiri kepayahan entah dalam kereta atau buspun kadang kita enggan memberikan tempat duduk,padahal kita tahu ibu atau bapak tua itu sangat membutuhkannya,dimanakah nurani kita sebagai manusia?

Ketika dirumah ada keponakan kecil yang berbuat salah,kita justru membentak dan memarahinya padahal mereka berbuat salah karena tidak tahu kalau ia hal yangitu salah,kita yang seharusnya menasehati dengan baik justru bersikap kasar,tahukah kalian kalau ingatan anak kecil sangat kuat?ia akan mengingat kekasaran kita sampai dewasa,dan itu juga memicu dia untuk berbuat yang sama..

Masih banyak lagi contohnya yang lain,hal kecil yang kita anggap remeh,namun aku terlalu bodoh untuk itu,aku sobat bisa mencari  contoh yang lain,jadi jangan salahkan si jaman lagi ya,percayalah tak ada gunanya,baiklah sampai jumpa diartikel yang lain ya..


Kamis, 27 Maret 2014

Cerita Masa Kecil:Angon Kambing

Cah angon cah angon penekno bilimbing kui
Lunyu lunyu penekno.....
.....
Kalian pasti sudah kenal dengan penggalan lagu itu ya,lagu yang menggambarkan tentang penggembala,nah kalau disebutkan kata penggembala yang terbayang difikiran kalian pasti anak desa telanjang dada sedang duduk diatas punggung kerbau dengan seruling ditangan,hayo ngakuJ.

Saat kecil gara gara melihat sampul buku dengan gambar itu aku pengen sekali angon kerbau,duduk diatasnya sambil meniup seruling,tapi sayang aku tak punya kerbau,adanya sapi itupun sapinya nakalnya bukan main,main seruduk saja kalau ada yang mendekat,aku tak pernah berani menaikinya.

Akhirnya bagaimana?

Aku mulai melirik kambing jantan kepunyaan kakakku ,kambingnya besar dengan tanduk yang cukup panjang,nah badanku kan kecil nih jadi kayaknya kambingnya tak akan merasa berat,begitu pikirku dulu,aku segera masuk kedalam rumah dan mengambil seruling meski aku tak pandai meniupnya,sekedar untuk gaya gayaan saja.

Setelah siap aku mulai mendekati kambing itu dan berencana menaiki punggungnya,kambingnya pendek kayaknya aku tak akan mengalami kesulitan,namun apa yang terjadi?kambingnya galaknya bukan main,aku yang baru mendekat beberapa langkah sudah diseruduk hingga terjengkang,aku menatap kambing itu dengan marah tapi si kambing justru bersiap hendak menanduk lagi,akupun mengurungkan niat untuk menaikinya.

Nah tak lama kemudian,teman temanku mulai membicarakan angon kambing,mereka akan angon kambing di dekat kali yang pemandangannya bagus,banyak rumput hijau yang pasti disukai kambing.

Aku mendengarkan sambil berfikir,kambing siapa yang akan aku bawa sementara dirumah hanya ada satu kambing jantan yang menandukku tempo hari,ah biarlah aku akan minta ayahku untuk memasang tali dilehernya agar mudah aku tuntun.

Saat hari yang ditentukan tiba,kami telah siap ditempat yang disepakati sambil menuntun kambing yang akan kami bawa kedekat sungai,kambing kakakku kali ini tak banyak tingkah diam saja mengikuti kemana aku bawa.Kami pun beriringan menuju lokasi.

Namun kali ini kambing ku tiba tiba mogok saat hampir tiba didekat kali,aku menyeretnya tapi tak kuat karena dia terus melawan,karena jengkel aku mengambil ranting kecil dan mencambuknyan celakanya dia marah dan bermaksud akan menandukku reflek aku melepaskan tali yang aku pegang agar dapat menghindar,namun rupanya dia malah mengejarku,karena ketakutan aku pun kemudian lari sekencang kencangnya,rupanya si kambing masih dendam padaku kayaknya dia tak akan melepaskanku sebelum berhasil menandukku.

Aku terus berlari dan segera berfikir kalau kambing tak bisa memanjat,aku mencari pohon terdekat dan memanjat,dasar kambing nakal ia justru menunggu dibawah pohon jadinya aku tak berani turun,kemudian aku berteriak minta tolong.


Untunglah kebetulan lewat tetanggaku yang segera menanyakan padaku kenapa aku teriak teriak,dengan ketakutan aku menunjuk kambing kakak ku yang nakal,tetanggaku tersenyum dan segera mendekati kambing itu kemudian menuntunya,barulah aku berani turun,aku akhirnya diantarkan pulang bersama si kambing yang nakal.

Rabu, 26 Maret 2014

Anak Wonogiren!

Saat sedang enak enak naik motor tak sengaja melihat stiker yang ditempel di motor bagian belakang,melirik sejenak dan tersenyum,wah ini anak daerahku,kataku dalam hati,stiker itu mungkin tak akan berarti apa apa kalau aku melihatnya di Wonogiri namun,diperantauan stiker itu memberi kesan tersendiri

Stiker itu bulat latar belakang putih dengan tulisan melingkar,cah wonogiren..melihat stiker itu tiba tiba ada rasa kangen pada wonogiri,meski tak mengenal siapa namanya tapi kalau sudah tahu kalau berasal dari Wonogiri serasa bertemu saudara sendiri,seperti itulah biasanya para perantau

Kalau kebetulan ketemu yang ditanyakan pasti begini

Jawanya mana mas?

Solo

Solonya mana?

Wonogiri

Wonogirinya mana?

Jatipurno?

Lho saya juga dari Jatipurno,Jatipurnonya mana?

Ngernak,Kembang,Jatipurno,RT..RW...(agak jengkel karena kayak diinterogasi)

Oh,saya Slogoretno mas,masih tetangga ya ternyata

Dialognya rata rata seperti itu kalau ketemu.Memang banyak perantau yang dari jawa,mungkin karena dijawa susah mencari pekerjaaan jadi terpaksa bekerja jauh dari kampung halaman.banyak orang mengira merantau itu enak,tinggal pergi jauh dari rumah pulang pulang banyak uang namun tidak begitu,kenyataannya para perantau yang pemberani ini harus berjuang dari bawah agar bisa mendapatkan penghasilan ,kadang usaha yang dirintis tidak selalu berjalan mulus kesulitan diawal adalah hal biasa,ada yang usahanya berjalan dengan baik ada juga yang gagal ditengah jalan karena kurang sabar.

Biasanya mereka pulang satu tahun sekali kalau uang yang dikumpulkan sudah cukup banyak,sebagian uangnya dibelikan tiket,disimpan,sebagian lagi untuk beli oleh oleh dan  tak lupa meyisihkan sebagian untuk keponakan sebagai uang jajan lebaran.

Satu tahun adalah waktu yang berat apalagi bagi yang baru pertama merantau,meninggalkan keluarga yang dicintai di Wonogiri.Waktu berjalan terasa sangat lambat,tiap malam fikiran mengembara ke kampung halaman nun jauh di Wonogiri sana.

Bagaiamanapun bagi mereka dan aku sendiri,Wonogiri akan selalu menjadi tempat yang dirindukan,dicintai sebagai tempat yang nyaman meski terletak di pegunungan dengan jalanan yang curam namun semua itu tak mengurangi perasaan kangen pada Desa tercinta.


Buat anak wonogiren tetep semangat,jangan malu bekerja apapun asal halal,malulah kalau sudah dewasa masih menjadi beban:-)

Selasa, 25 Maret 2014

Aku Bangga Jadi Anak Wonogiri

Wonogiri,apa yang terpikirkan saat disebutkan nama salah satu kabupaten di jawa tengah itu?tiwul,gunung,atau hijau hehe seperti nama blog saya,wonogiren hijau,saya orang Wonogiri asli tanpa rekayasa,hanya saja letak Desaku agak terpencil di ujung timur Kec.Jatipurno menjadikan saya sering di ejek teman teman,katanya rumah saya bukan termasuk Indonesia soalnya terlalu terpencil,ada juga yang mengatakan rumahku di alengko hehe,mungkin karena untuk kesana harus melalui tanjakan yang tinggi tinggi sekali,kiri kanan kulihat saja banyak pohon...nah kok malah nyanyi yaa

Meski demikian saya bangga menjadi anak Wonogiri,biarpun dikatakan ndeso pun tak apa apa,yang penting wong ndeso ini tak pernah berhenti belajar,ayo semangat buat saudara saudara dari Wonogiri dan juga saudara lain yang mungkin tersesat sampai ke blog ini.

Dan kalau kalau kalian mampir ke Wonogiri cobalah masakan khas daerah sini,nasi tiwul jangan gori,apalagi kalau ditambah dengan sambal bawang dan lalapan daun singkong kalian pasti akan selalu terkenang dengan Wonogiri,silahkan mampir ke rumah saya ya,desa ngernak,kembang sekalian membantu warga desa kami mengusir hama yang meresahkan,monyet yang tak pernah jera merusak tanaman,dulu sih sempat diusir tapi selalu balik mungkin karena dihutan sana tak ada makanan.

Hewan yang termasuk dilindungipun masih ada di Desa kami diantaranya kijang dan trenggiling,namun sayang sebagian orang memburunya demi uang dan kesenangan.

Sebagian besar masyarakat desa kami bekerja sebagai petani,ada juga yang merantau keluar jawa untuk mendapatkan penghasilan yang lebih,anak mudanya sudah enggan melirik sektor pertanian karena kurang begitu menghasilkan,biasanya padi yang ditanam hanya untuk di konsumsi sendiri,kalau pun ada yang dijual jumlahnya tak banyak.


Berada di desaku sungguh terasa tenteram dan menyenangkan,dengan suhu yang dingin dan jauh dari keramaian membuat suasana menjadi nyaman,hingga saking nyamannya terkadang sampai malas untuk melakukan sesuatu J

Senin, 24 Maret 2014

Jangan Umbar Masalahmu Di Facebook!

Handphone apa yang pertama kalian punya?pasti handphone bagus dengan banyak fitur ya,atau kalian justru memakai tablet:-)?jaman sekarang tiap orang pasti punya,kadang ga cukup satu ada yang dua bahkan tiga,handphone gunanya bukan sekedar buat telefon,tapi sudah seperti asisten saja,jumlah aplikasinya semakin lama juga semakin banyak,entah bagaimana memakai aplikasi sebanyak itu,jangan jangan ga kepakai semua tuh,hmmm ketahuan ya hp bagus cuma buat telefon,dan sms?hehe

Sekarang untuk koneksi ke jejaring sosial seolah sudah menjadi kebutuhan saja,dari twiter,facebook,whatapps,dan lain lain,nah untuk facebook kadang suka senyum sendiri bahkan geleng geleng kepala,bagaimana tidak,ada sesuatu yang kecil saja udah di update,sandal putus update,telat makan update,putus cinta update,bahkan berdoa pun update,hmm ini udah ga bener kayaknya seolah olah dengan update di fb masalah kelar,berdoa dan meminta itu pada allah sob,bukan di fb.

Curhat dan keluh kesah juga jangan,karena ntar semua tahu maslahmu,kawan.Memang kamu mau hal hal pribadimu diketahui semua orang?apalagi kalau maslah rumah tangga juga diupdate,jangan sob,hentikan sekarang juga,ga ada gunanya.Aku dulu juga gitu ada hal yang membuat gelisah update status,patah hati update namun jarang yang ngasih solusi yang ada cuma bikin mangkel bin anyel masa aku update status patah hati malah di like,pada senang kali kalau aku patah hati dan satu lagi jangan pernah unggah foto yang serba terbuka karena itu hanya akan merugikan kamu sendiri,kalau kamu merasa punya tubuh yang indah bin menarik tutupin saja biarkan itu menjadi rahasia,tunjukan pada yang halal bagimu kelak,suamimu jangan kesemua orang,kalau udah terlanjur mending lu hapusin deh,bukannya sok bawel nih ya cuma ngasih saran saja buat sobat sekalian yang baik hati dan tidak sombong.

Eh iya tadi kan ngomongin hp pertama ya,kok jadi ngelantur kemana mana,bagaimana denganku?hehe hp ku dahulu paling jelek jika dibandingkan dengan hp teman teman,nokik 6110 yang ada antenanya itu,susah bawanya antenanya itu lho yang bikin ribet,dimasukin saku celana ngerepotin kalau duduk atau jalan disaku baju kelihatan antenanya nongol,mau ditenteng malu maluin..bingung juga waktu itu soalnya mau ganti ga ada uang,jadilah dipakai sampai satu tahun..pertama punya senengnya bukan main apalagi kalau ada sms masuk,hmm kayak ditraktir makan pas lagi laper,tambah seneng kalau yang sms doi nih dijamin tuh hp bakal melekat didada kayak anak gadis meluk boneka.


Udah ah,kepanjangan ceritanya..kapan kapan sambung lagi ya,dengan cerita yang lain yang lebih bagus:-)

Minggu, 23 Maret 2014

Tujuan Menulis

Apa sih tujuanku menulis?buat apa membuang waktu berjam jam didepan laptop,mending jalan jalan atau nonton tv,apa untungnya mantengin layar bikin capek mata aja,mungkin seperti itu yang orang akan katakan.tapi tidak denganku,Bagiku menulis adalah kebutuhan,sebagai tempat hati menuangkan keresahan,suka,duka dan segala hal yang lain,tapi tentu saja hal yang privasi tidak di posting hehe,cukup disimpan dalam salah satu folder dengan tingkat keamanan tinggi.

Aku tak perlu memikirkan pagerank atau SEO,aku hanya ingin menulis dan berharap ada yang membaca dan mengambil manfaat dari tulisanku.Menulis bukan sesuatu yang dengan mudah menghasilkan uang,ada banyak kesulitan yang harus dilalui dan dengan kerja keras agar bisa seperti mereka,aku menyadarinya namun tetap tak menyurutkan niatku untuk menulis,kenapa?karena aku suka menulis.

Pagi hari sampai sore aku bekerja sementara malamnya menulis,namun kadang aku sempat menulis disela sela waktu istirahat kalau ide yang menarik tiba tiba datang.Kalau sudah demikian biasanya aku mengeluarkan hp nokia lama ku dan mulai mencari tempat yang nyaman,kalau sudah selesai di save kemudian malamnya di edit,untuk posting aku tidak memakai modem,tapi menggunakan hp ini juga,nokia C6 00

Dulu saat masih dirumah aku tidak bisa menulis tiap hari,padahal waktu senggangku sangat banyak,sekarang saat kerja dipekan baru,jauh dari kenyamanan rumah aku malah bisa konsisten,aneh bukan?Aku juga bingung kenapa bisa gitu.

Semakin banyak aku membaca aku semakin aku tahu kalau tulisanku masih belum ada apa apanya,aku jadi ingin lebih banyak belajar agar tulisanku bisa sebagus tulisan mereka.entah bagaimana cara mereka menuliskan cerita hingga ratusan halaman dengan jalan cerita yang menarik dan tertata rapi,hingga kadang  pembaca seolah menyaksikan langsung adegan demi adegan yang diceritakan.

Bisakah aku seperti mereka?mudah mudahan,namun kalaupun tidak aku tak akan kecewa karena menulis itu adalah salah satu hal yang membuatku bahagia






Sabtu, 22 Maret 2014

Ayo Membaca Ebook

Dahulu sebelum mengenal ebook aku selalu membeli buku untuk memenuhi hobiku membaca,terkadang aku harus ke kota kabupaten untuk memebeli buku atau komik kesukaanku.

Kemudian tetanggaku Mas Tumino memperkenalkan aku pada ebook,buku elektronik yang bisa dibaca di hp,kalau dahulu yang aku kenal baru ebook dengan format jar saja.

Dikemudian hari aku tahu kalau ada buku elektronik yang lebih nyaman dibaca,namanya epub,namun harus menggunakan aplikasi tambahan agar bisa dipakai,kalau aku dahulu memakai moon reader untuk android dan bubu book untuk hpku yang sekarang,nokia C6 00.

Semenjak itulah hobiku membaca menjadi jadi,aku menjadi kecanduan dengan novel terjemahan barat,yang paling sering aku baca adalah novel kasus untuk stop,serlock holmes dan agatha christie.Aku selalu betah dalam membaca buku kadang sampai seharian kalau tidak ada kegiatan,sementara karya lokal yang aku sukai adalah novel fahri asiza dengan serial Ray,gola gong:Al Bahri,aku datang dari lautan dan tentu saja andrea hirata dan kang abik.

Ada juga sih cerita silat hehe kalau pas lagi merindukan seorang pahlawan biasanya aku membacanya,dari SH mintardja,koo ping hoo,dan bastian tito dengan wiro sablengnya,yang terakhir ini pasti kalian sudah tahu karena dahulu sering ditayangkan tiap minggu pagi di salah satu stasiun tv swasta kita,ceritanya konyol dan menghibur ada saja tinggah si wiro ini dalam petualangannya membasmi kejahatan.

Bagaimana dengan sekarang?masih sama aku masih suka membaca hanya saja kali ini waktunya agak sempit karena selain bekerja aku juga harus belajar menulis di blog ini,nggak tahu kenapa setelah banyak membaca novel dan buku jadi pingin ikut ikutan menulisJ,yah meskipun tulisanku masih membosankan dan kurang menarik hehe


Bagaimana dengan kalian?suka membaca juga khan?

Jumat, 21 Maret 2014

Wanita,Hargailah Dirimu

Melihat berita ditelevisi tentang banyaknya pelecehan terhadap wanita membuat miris,dan terkadang mau tak mahu harus bertanya siapa yang salah,apakah wanita ataunlaki laki atau justru malah keduanya?entahlah.

Wanita bukanlah sebuah obyek semata,ia mempunyai perasaan lembut dan sangat peka,penuh kasih sayang,dan sudah seharusnya diperlakukan dengan baik,bukan dihinakan dengan alasan kasih sayang dan cinta.

Secara fisik ia lemah disitilah diperlukan peran laki laki untuk melindunginya.Wanita juga harus cerdas,jangan mudah tertipu dengan janji manis dan rayuan gombal,Jika ia memang mencintaimu maka laki laki itu akan dengan ksatria datang kerumah untuk melamarmu,atau kalau engkau tanyakan kapan akan menikah,dengan yakin akan menjawab kapan waktunya ia siap,bukan memutar kata mencari alasan.

Jadi apa yang membuatmu menuruti kemauan pacarmu itu,dan bahkan merelakan sesuatu yang sangat berharga atas nama cinta?wahai wanita,fikirkan ulang tentang makna cinta,jangan mau tertipu hanya karena salah mengartikan cinta.

Cinta itu sesuatu yang menuntut tanggung jawab,bukan ikatan semu yang tak bisa dipertanggung jawabkan,kalau tak suka tinggal putus,kalau begini siapa yang rugi,wanita juga khan?

laki laki juga harus perwira,jangan hanya bisa berjanji,sekedar berjanji banyak yang bisa,apa susahnya coba,tinggal berkata saja,namun menepati dan siap dengan segala konsekuensinya itu baru sulit dan jika kamu bisa barulah kamu bisa disebut pria sejati.

Nah yang diperlukan adalah saling pengertian dua belah pihak,perempuan harus bersikap dan berpakaian yang baik,hargailah dirimu jangan umbar keindahan tubuhmu pada semua orang.Untuk laki laki berhentilah merayu untuk sekedar memenuhi keinginanmu.
J


Kamis, 20 Maret 2014

Tips Menambal Ban

Halo sobat,ketemu lagi dengan bloger wonogiri yang tulisannya acapkali susah dipahami:-),ok kali ini saya akan membagi cara menambal ban motor yang baik menggunakan alat pres yang sering kalian lihat di bengkel umum atau bengkel khusus tambal ban,baiklah ini dia caranya:

·         Tegakkan motor dengan standar tengah,jangan standar samping ya,nanti susah               membukanya.

·         Siapkan alat untuk membuka ban,dua buah cukil b.an,seiris karet mentah,lem,gergaji      besi kecil ya jangan gergaji mesin atau gergaji kayu,alat pres,kemudian minyak tanah  atau solar,korek api.

·         Cukil ban luar dan keluarkan ban dalm,ingat dari kiri ya nyukilnya,soalnya kalau dari        kanan ada knalpot,kalau masih nekat dari kanan ga tanggung ya kalau ada bagian      tubuh kalian yang melepuh dicium knalpot

·         Pompa ban dalam seperlunya,jkemudian celupkan ke dalam ember yang berisi                air,perhatikan bagian ban mana yang keluar gelembung airnya.

·         Setelah ketemu,tandai tempat mana yang bocor agar mudah untuk proses selanjutnya

·         Kasarkan tempat yang bocor,sedikit sajakira kira 1 cm2,gergajinya perlahan dengan       penuh perasaan,kalau asal nanti robek diomelin yang punya motor

·         Potong karet mentah sesuaikan dengan bentuk lubang yang bocor,kira kira 1/2 cm dan   tempelkan pada tempat yang bocor

·         Terakhir pres sekitar 10 menit

·         Setelah sepuluh menit celupkan dalam air dahulu baru dipasang.


Pasang kembali dan pompa sampai keras.

Sekian tips dari saya semoga berguna,ya sobat.


Ibu,Apa Yang Telah Aku Berikan?

Selamat malam sahabat,bagaimana kabarmu hari ini,mudah mudahan baik dan tetap semangat ya.

Kali ini aku akan mengajak merenungkan sesuatu yang kadang kita lupakan,sesuatu yang sebenarnya sangat penting,terlalu penting.

Suatu ketika kita mempunyai banyak uang,yang pertama terlintas pastilah menyenangkan diri sendiri.Liburan,membeli pakaian,makan di restoran yang nyaman dan enak enak dan sudah pasti harganya mahal,untuk semua itu kita tak pernah merasa sayang.Bukankah  memang sudah seharusnya aku demikian,untuk siapa aku bekerja kalau bukan untuk diriku sendiri,lagipula aku belum menikah?

Tidak demikian sahabat,tidak demikian..

Lihatlah,kita sering menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak perlu dan tak pernah meresa sayang,namun pernahkah sejennak sahabat memikirkan,berapa yang kita sisihkan untuk ibu atau ayah kita,atau atau mungkin berfikir untuk menyisihkan saja tidak pernah?Apa yang pernah kita berikan untuk membahagiakan mereka?selembar baju atau makanan yang mereka sukai,pernahkah....

Waktu akan terus berputar dan perlahan menelan kemudaan dan kekuatan ibu dan ayah,mereka yang dahulu kuat dan tegar perlahan menjadi lemah,kita tak pernah sadar karena menganggap bukan tugas seorang anak memberikan sesuatu untuk ibu dan ayah,alangkah teganya kalau kita berfikir begitu,kapankah kita akan berbakti pada mereka?sudah lupakah kita siapakah yang memberikan kita makan,pakaian,menghibur saat menangis?

Luangkanlah waktu sejenak untuk mengingat bertapa besar kecintaan ibu dan ayah pada kita,berhentilah menuntut apa yang telah mereka berikan tapi,tanyakanlah apa yang telah kita berikan.

Rabu, 19 Maret 2014

Efek Buruk Film Kartun Bagi Anak

Pernahkah kalian melihat film kartun?hayo sudah pernah apa belum,ehm jangan jangan malah ada yang tidak tahu film kartun itu apa,hehe.Kalau film itu sih semua pasti sudah tahu,malah ada sebagian yang waktu kecil kecanduan kartun,termasuk saya

Namun tahukan kalian ada sebagian kartun yang berdampak buruk bagi sifat kita dikemudian hari?yah,setidaknya itu yang aku rasakan

Secara tidak sadar aku meniru sifat karakter kartun yang tidak baik,namanya juga anak anak,tokoh yang kerenlah yang akan menjadi idola,sayangnya tidak semua karakter keren itu sifatnya baik,banyak sekali karakter yang digambarkan dingin,cuek,tidak menghargai orang,celakanya tokoh seperti itu difisualkan dengan menarik,wajahnya cakep,juga hebat,perlahan sifat tokoh itu merasuk dalam diri anak anak.

Anak kecil yang biasanya ramah dan menyenangkan tiba tiba menjadi pendiam dan cuek,inilah salah satu bahaya film kartun yang kadang kita  tonton.Aku juga dahulu terpengaruh dengan salah satu karakter,dan meski sudah dewasa pengaruh menonton itu masih terasa.

Ada juga film kartun yang menampilkan cara berpakaian yang tidak lumrah di tonton anak anak,dalam film ini jagoan wanita yang tiga orang memakai pakaian super mini,bayangkan anak kecil disuguhkan yang seperti itu,akibatnya apa?anak anak mengetahui hal yang tidak patut terlalu cepat,mereka yang harusnya masih berada dalam dunia anak anak yang penuh keceriaan mulai mengenal apa yang seharusnya belum boleh mereka lihat.

Fikiran anak anak yang polos mulai teracuni oleh pornografi yang disusupkan lewat film kartun ,celakanya banyak orang tua tidak mengetahui dampak dari tontonan itu.

Anak anak tidak tahu kalau yang mereka tonton itu akan berakibat tidak baik pada mereka dikemudian hari,mereka hanya tahu kalau film kartun adalah film anak anak yang menarik dan menghibur.
Memang tidak semua film kartun itu berisi keburukan,ada juga pesan kebaikan yang disampaikan salah satunya adalah sifat kepahlawanan,menolong tanpa pamrih,hal yang sangat langka sekarang ini.

Jadi bagaimana?apakah tidak boleh melihat film kartun?siapa yang bisa melarang anak menonton kartun di masa ini?seperti yang sering saya bilang,dibutuhkan peran orang tua dalam mengawasi dan memilih tontonan yang sesuai dengan anak anaknya.




Selasa, 18 Maret 2014

Kapan Menikah,Mas?

Suatu ketika aku mendapat pertanyaan yang cukup menggelitik.Bayangkan,saat tengah enak enak ngobrol ada salah satu kawan yang nyeletuk,kapan menikah,om?seketika tertegun dan mau tak mau berfikir juga,iya ya aku kan udah dewasa udah bisa bekerja nunggu apa lagi?

Pertanyaan yang sederhana dan harusnya dijawab dengan sederhana juga,namun apa daya umur yang semakin bertambah membuat tak bisa menjawab dengan mudah(merenung sejenak dan barulah menjawab).

“Nanti deh,kalau udah ketemu jodohnya”jawabku sambil memamerkan senyum lebar berharap dia tidak mengetahui kegelisahan yang coba aku sembunyikan.Mungkin dikiranya aku pilah pilih dalam mencari jodoh,atau aku kurang dalam berusaha.

Kalau pilah pilih jujur memang iya,tidak bisa kan kalau aku sembarangan saja dalam memilih jodoh,asal memilih saja tanpa mempertimbangkan segi yang lain.Tapi sebenarnya alasanku yang paling dari hati adalah belum laku hehehe,memang dagangan?:-).

Aku juga sudah berusaha,hanya saja tiap aku mendekati wanita selalu tidak mendapatkan respon yang baik,entah sms yang tidak dibalas,telfon tidak diangkat,mungkin saja karena kegantenganku yang melewati batas jadi membuat mereka kehilangan kata kata untuk menulis sms atau menjawab telefon,halah alesan ae omong wae wajahmu pas pasan hehe.

Jangan jangan sekali sms atau telefon udah nyerah?tentu saja tidak,aku berusaha memberi perhatian,nanya kabar,udah makan belum dan sebagainya,dibalas tidak dibalas tetep sms,namanya juga perjuangan tapi kalau dianya  dingin dingin saja  mau gimana lagi,cinta kan tidak bisa dipaksakan.

Pernah minta dikenalkan sama teman,aku lihat fotonya orangnya berjilbab dan cantik agak seneng nih,kayaknya tipe gue banget  namun ternyata wanita ini mencari calon suami yang pekerjaannya ABRI atau Polisi nah,langsung ngedrop deh,boro boro ABRI atau Polisi sedang badanku saja kurus kayak gini,yah jadinya mundur dengan terhormat daripada maju bunuh diri.

Terus kapan dong mas menikah?

Halah embuhlah,sedapatnya saja kapan yang penting tetep berusaha dan berdoa,mudahan menemukan yang agamanya bagus,sabar dan pengertian syukur syukur orangnya cantik,halah ngarep banget ya hehehe.

Mas mas,tunggu sebentar

Menoleh,iya ada apa?

Kapan menikah?


........................................... terus berjalan,pura pura tidak dengar :-)

Senin, 17 Maret 2014

Internet dan Kemerosotan Moral

Dahulu aku menganggap kalau orang Desa akan selalu ketinggalan dari segi apapun dengan orang Kota.Aku menganggap Desa adalah tempat terbelakang yang tak akan tersentuh kemajuan jaman,Desa hanya tempat bagi orang yang lugu dan sederhana.

Namun ternyata aku salah,sekarang Kota dengan Desa hampir tidak bisa lagi dibedakan semenjak internet menjadi sesuatu yang mudah diakses oleh siapa saja,entah anak kecil,orang dewasa hingga nenek nenek asala bisa baca,tinggal masuk opera mini masukkan kata,laku klik search..selesai tinggal pilih informasi apa yang kita mau.

Sekarang desa bukan lagi tempat terbelakang,orang sudah bisa mengenal gaya busana terbaru seperti yang di tayangkan ditelevisi,atau dari internet,bahkan kejadian yang terjadi hari ini sudah bisa disaksikan dalam waktu yang sama.

Pemuda pemudi Desa yang awalnya malu malu ketika berbicara dengan lawan jenis sekarang sudah mengenal pacaran lengkap dengan gaya busana layaknya orang kota.

Dahulu mereka adalah sosok yang lugu,bersahaja dan pemalu namun  sekarang sudah bermetamorfosis secara mengejutkan berkat apa yang disebut internet,mereka sudah mulai mengenal minuman keras,dan pergaulan bebas.

Internet seperti pisau bermata dua,satu sisi ia bermanfaat sisi yang lain bisa merugikan.Rusaknya akhlak para remaja entah yang tinggal didesa maupun dikota sebagian adalah andil televisi dan internet,kalau ditelevisi menyajikan menu pembuka,maka diinternet menyediakan menu utama.

Lihatlah tayangan ditelevisi,betapa mengumbar aurat seolah adalah sebuah kebanggaan,dan itu disaksikan seluruh penjuru Negeri,mungkin pada awalnya kita akan mengecam tayangan itu sebagai tayangan tak sopan,namun bagaimana kalau hal itu kita saksikan tiap hari,lama lama kita akan menganggap kalau itu adalah hal yang lumrah.

Anak anak muda yang merasa apa yang ditayangkan televisi kurang mulai mencari menu selanjutnya dari internet,dengan handphone yang dimiliki hampir semua orang apa susahnya memuaskan rasa ingin tahu?toh tak ada yang mengawasi.

Mungkin masih ada orang tua yang peduli dengan akhlak anaknya,was was kalau anaknya membuka konten yang tidak baik tapi,jumlahnya tak sebesar mereka yang berfikir sebaliknya.

Lihatkah berapa banyak kasus hamil diluar nikah yang tak diketahui oleh orang tuanya,entah karena si anak yang terlalu pandai,atau orang tua yang kurang peduli,siapa yang tahu.Banyaknya kasus tak lepas dari begitu mudah dan bebasnya tayangan yang tak patut ditayangkan.

Mungkin awalnya kita masa bodoh dan tak mahu tahu dengan keadaan ini tapi,setelah teman kita,atau keluarga menjadi korban barulah terhenyak tak percaya,anak yang sopan dan santun ternyata melakukan seseatu kenakalan yang kelewat batas.Ini masih belum termasuk kasus narkoba dan tawuran yang ga ada matinya.

Muda mudi kita hanyalah korban rasa ingin tahu mereka yang besar tanpa diimbangi pemahaman agama yang cukup,jadilah peniruan mentah mentah atas apa yang disaksikan dimedia.

Namun disisi lain internet dan media juga menyumbang andil yang besar sebagai tempat untuk belajar.Dari internet kita tak perlu bingung kalau ada sesutu yang ingin ditanyakan,tinggal ketik di hp,cari dan terpampanglah informasi yang diperlukan.

Media televisi tak kalah penting,kita bisa meyaksikan secara audio visual informasi itu sehingga lebih mudah bisa dipahami,kita bisa tahu informasi tentang kesehatan,pendidikan,peluang usaha dan masih banyak lagi.


Kita sebagai orang pengguna internet harus benar bijak menggunakannya,jangan sampai karena keseringan melihat konten yang tidak baik akan menyeret kita kearah yang tidak baik juga.

Dan untuk para orang tua juga harus waspada awasi penggunaan handpohne putra putrinya jangan biarkan mereka melihat hal yang tidak seharusnya.:-)

Minggu, 16 Maret 2014

Jangan Lengah.Perjuangan Belum Usai

Sudah berapa tahunkah indonesia merdeka?marilah kita hitung,iya 69 tahun,belum lama ya ternyata,masih bayak sisa sisa pejuang kita yang masih hidup dan sudah semestinya kita menghormati mereka.

Kita mungkin tak tahu siapa saja nama pejuang itu,tak mungkin juga pemuda pemudi yang jumlahnya jutaan ini mendatangi mereka satu satu namun ada yang bisa kita lakukan untuk menghormati perjuangan mereka yaitu dengan mengisi hasil perjuangan mereka dengan melakukan sesuatu hal yang positif dan bermafaat.

Dahulu mereka berjuang dengan ikhlas,tanpa menngharapkan pamrih atas apa yang mereka ilakukan,semua itu dilakukan dengan sadar dan penuh tanggung jawab akan resiko yang mungkin mereka terima.

Hanya ada dua kemungkinan,gugur sebagai bunga bangsa atau hidup mulia dengan meraih kemenangan,kecuali bagi para penghianat yang tega menjual bangsa dan sahabatnya demi untuk kepentingan diri sendiri,mereka para pengecut yang hanya mencari aman,meski harus mengorbankan orang lain.

Dengan senjata sedanya para penjuang dengan gagah berani melawan para penjajah,apa saja yang memungkinkan dijadikan senjata.Senjata paling terkenal adalah bambu runcing yang sangat ditakuti para penjajah.

Dengan bambu runcing ditangan,mereka dengan gagah berani menyongsong lawannya dimedan perang tanpa gentar dan ragu,bagi mereka harga diri bangsa segalanya,tidak ada diantara mereka yang rela bangsanya direndahkan dan dihinakan.

Bayangkan,dengan bambu runcing para pejuang dahulu berani menghadapi para lawan yang bersenjata api.coba apa jawab kalian dan saya kalau ditanya,beranikah kalian membawa bambu runcing dan melawan musuh dengan pistol ditangan,untuk mempertahankan kemerdekaan?

Dan akhirnya Negara kita pun merdeka setelah mengorbankan jutaan putra putri terbaik bangsa ini.Mereka yang gagah berani menyongsong maut dimedan pertempuran untuk memperjuangkan apa yang kita nikmati sekarang ini.

Sekarang kita telah merdeka,tak ada lagi yang akan menyuruh kerja paksa dengan cambuk ditangan,tak ada lagi para serdadu yang menganggap kita extrimis yang harus dilenyapkan,tak ada.

Namun jangan mengira kalau perjuangan telah usai,kita justru mengadapi perjuangan yang berat,sangat berat,kalau dahulu musuh itu tampak nyata tapi sekarang tidak.bukankah berat menghadapi musuh yang tidak tampak?

Lihatlah kita di bombardir dengan situs situs pornografi yang dengan mudah kita akses,kita dihujani dengan model pakaian terbaru meski tak sesuai dengan kita sebagai bangsa timur,kita diadu domba seperti dahulu yang para penjajah lakukan karena kewalahan menghadapi perjuangan pahlawan yang demikian gigih.

Kalau dahulu serangan bom dan peluru mengkibatkan luka fisik yang bisa dengan mudah diobati,sekarang tidak dengan pornografi mereka menyerang kita.celakanya kalau dulu yasekarang bukan fisik yang teruka namun moral,bagaimana kita bisa tahu moral siapakah yang terluka agar kita bisa membantu mengobatinya?

Dengan model berbusana terbaru kita digiring pada opini kalau penampilan fisik adalah yang utama,sementara kecerdasan dan ilmu pengetahuam adalah nomer sekian,ujung ujungnya masyarakat menilai seseorang hanya dari ujud lahiriya semata,bukan dari karya yang diberikan untuk kesejahtreaan bangsa.

Kitapun diadu domba lewat jejaring sosial dan situs internet,lihatlah betapa banyak debat tidak sehat yang dilakukan dengan kata kata yang tak layak diucapkan oleh pemuda pemudi harapan bangsa.

Apakah kita akan menyerah dengan semua ini?tentu saja tidak.kita masih bangsa indonesia yang terkenal pantang menyerah,ayolah berhentilah bermuram durja dan bertopang dagu,kita belum kalah.

Mari kita hentikan mengunjungi situs pornografi yang hanya akan membuat kita manusia yang tak bisa berkarya,mari kita berpenampilan yang sopan sebagaimana seharusnya bangsa timur berpakaian,dan mari kita berdebat dengan cerdas untuk mencari solusi terbaik,bukan saling menjatuhkan dengan berbagai cara.


Bagaimanapun klita tetap orang indonesia khan?:-).banggalah dengan ke indonesiaan kita.