Selasa, 27 Mei 2014

Cerita Anak,Azam Dan Kelinci Alam


Hari ini sikecil azam yang baru berusia empat tahun gembira sekali,Ummi nya sedang memasak,Azam tahu kalau Ummi sedang memasak biasanya sering lupa mengawasinya,ini kesempatan Azam untuk melihat kelinci temannya yang rumahnya berdekatan dengan rumah Azam,namanya Alam umurnya hampir sama dengan umur Azam,mereka sahabat meski kadang bertengakar tapi tak lama pasti akrab lagi.

Azam mengintip dari pintu,dilihatnya ummi sedang menggoreng sesuatu,entah apa Azam tidak tahu yang Azam tahu masakan buatan Ummi enak,Azam menyukainya.setelah melihat Umminya sibuk Azam berjalan menuju pintu ruang tamunya,ia hanya perlu membuka pintu kemudian berjalan didekat kolam ikan,belok kanan lewat jalan agak menurun yang dipagari bunga kemudian sampailah dirumah Alam.

Azam berjalan menuju pintu ruang tamu melewati lemari penuh dengan majalah lama kepunyaan Ummi,Ummi suka baca,katanya biar pinter,Azam juga pengen baca kalau sudah bisa,Azam belum bisa baca,kata Ummi kalau Azam sudah masuk sekolah Azam biasa baca

Nah,itu dia pintu ruang tamunya,Azam berjalan memasuki pintu itu segera Azam melihat ayam yang sedang asik memakan padi yang dijemur nenek,Azam pingin menyuruh ayam itu pergi tapi Azam takut,ayam itu menatapi Azam dengan garang seakan menyurh Azam pergi Azam memberanikan diri berteriak menyuruh ayam itu pergi agar tidak memakan padi yang dijemur itu,kemudian segera berlari melewati dekat kolam ikan karena aAam takut ayam itu akan mematuknya
Ternyata ayam itu mengejarnya,Azam berlari hingga ia terjatuh ketika menabrak seseorang,ternyata Nenek,ia segera bersembunyai dibelakang Nenek yang mengusir ayam itu.nenek menenangkan azam dan berkata kalau azam tidak usah takut,Azam mengangguk meski ia masih takut pada ayam itu,tapi disamping Nenek ayam itu pasti tidak akan berani mendekat.

Nenek kemudian bertanya pada Azam mau kemana soalnya biasanya sepagi ini Azam menemani ummi memasak,Azam bingung apakah ia akan berterusterang atau tidak,ia takut kalau berterus terang ia tidak boleh kerumah Alam,Nenek memandang azam menunggu jawaban,dan azam memilih berkata jujur saja biarlah kalau tidak boleh kerumah Alam,setelah Azam menjawab jujur,Nenek tersenyum dan mengusap kepala Azam,nenek bilang Azam harus hati hati soalnya jalan yang agak menurun itu licin,Azam mengangguk dengan gembira kemudian berlari menuju rumah Alam,sampai didekat jalan menurun yang kata Nenek licin Azam berhenti,ia takut terjatuh soalnya kemarin hujan,dan kata ummi jalan yang ini kalau kena air licin,Azam harus bagaimana ya?

Ah,iya agar tidak licin Azam lepas saja sandalnya,kemarin Kakek bercerita kalau jalan kesawah licin,terus Azam belu pernah melihat Kakek kesawah pakai sandal jadi Azam pikir kalau ia akan meniru Kakek dengan tidak memakai sandal dijalan ini,dan ternyata benar Azam tidak terjatuh dan sampai kerumah Alam,ia segera menemui Alam dan menayakan dimana kelinci itu,Alam kemudian  mengajak Azam kedekat kandang kambing disamping rumah,disana ada dua kelinci yang sedang asik memakan wortel dalam kandang kecil,kata Alam kelinci suka wortel,mereka kemudian bermain bersama,wah senang sekali Azam hari ini ya .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berkomentar