Rabu, 21 Mei 2014

Gara Gara Terlalu Menengok Keatas

Minggu minggu ini hidupku kok rasanya berat ya,kayaknya banyak sekali beban yang aku tanggung padahal sih harusnya biasa saja,ini kenapa ya..kayaknya harus di scan full nih jangan jangan ada virus yang mengakibatkan kerja otakku menjadi eror,baiklah kalau begitu aku akan mencari antivirus paling ok untuk mengatasinya,biar bisa mendeteksi dengan akurat eh kok jad ngelantur nih,yang eror kan aku bukan komputer,hehe maaf deh agak eror dikarenakan suatu sebab yang dirahasiakan..

Nah,usut punya usut ternyata masalahnya ada pada pandangan yang salah jadinya mengakibatkan konspirasi kemakmuran yang mengkudeta banyak hal,maksudnya caraku memandang yang salah,aku terlalu memandang keatas kearah orang yang penghasilannya lebih banyak dari aku,jadilah aku menderita begini,tapi memang ya menengok keatas itu kadang enak banget sampai tak sadar mata menjadi juling,udahlah aku capek menengok keatas terus bikin ga bersyukur saja,bukannya ga boleh sih nengok keatas yang ga boleh itu kalau berlebihan nengoknya hingga lupa kalau ada juga yang dibawah.

Berhubung aku tidak mau menambah penderitaanku lebih baik aku stabilkan lagi deh,kadang nengok keatas agar termotivasi dan kadang menengok kebawah agar tahu kalau aku masih lebih beruntung dari orang yang ada dibawahku,aku mau berusaha dengan segenap kemampuanku saja daripada ribut mengurusi apa yang telah orang orang punya,lebih nyaman dihati juga dikantong,kok dikantong?ya iyalah kalau kebanyakan melihat orang yang banyak uang jor joran beli motor keluaran terbaru kan lama lama pingin juga,akhirnya kan beli juga meski harus ngos ngosan padahal tuh motor juga belum perlu perlu banget sekedar buat bergaya saja.


Wis lah,ini saja cerita kali ini ya,singkat padat dan ora jelas babar blas J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berkomentar