Jumat, 11 April 2014

Ceritaku Hari Ini,Apes Dua Kali

Halo sobat ketemu lagi di dunia maya lewat artikel sederhana ini,nah kali ini aku akan menceritakan kejadian yang aku alami tadi,sebenarnya jengkel juga dengan kejadian itu namun tidak jadi jengkel soalnya malah jadi inspirasi untuk menjadikannya cerita.

Nah,hari ini aku pekerjaanku agak kurang lancar jadinya pulangnya sudah menjelang isya setelah mampir di warung nasi langganan dan membeli dua bungkus satu untukku dan satu lagi untuk Mas ku.Menu yang aku pilih adalah ayam bakar ,aku mengendarai astrea grand 95 ku pelan pelan saja selain keadaan sudah gelap motor tuaku juga tak mampu melaju kencang,lagi enak enaknya menikmati perjalanan eh terdengar bunyi aneh dibelakang krek krek..karena pengalaman kerja dibengkel dulu langsung tahu kalau yang berbunyi adalah rantai yang aus.

Dari bunyinya sepertinya sudah agak parah,aku segera mampir ke bengkel langganan dan membeli rantai,mau sekalian dipasang tidak bisa soalnya bengkelnya sudah mau tutup.Aku menjalankan lagi motorku dengan agak cemas, ni motor nyampe rumah tidak,soalnya jaraknya lumayan jauh dengan keadaan lalu lintas yang ramai,kalau putus pas ditengah keramaian kan berabe..

Akhirnya aku menghela nafas lega saat motor tua ku sampai dirumah,sholat isya dahulu kemudian mengganti rantai setelah terlebih dahulu menaruh nasi di meja makan.

Aku mulai memasang rantai,karena ukuran yang sudah pas 428/100 maka tinggal pasang saja tak perlu memotong lagi,sepuluh menit kemudian selesailah pekerjaan memasang rantai,dicek sebentar dicoba buat jalan,dan mengangguk puas ketika hasilnya sesuai harapan,nah saat nya makan berhubung pekan baru panas sekali aku membuat es jeruk untuk menemani nasi dengan ayam bakarku.

Aku menghampiri meja makan sambil membawa es jeruk,nah waktu aku melihat piring nasi kok sepertinya ada yang lain,lalapan ada,sambal ok,mentimun tersedia lha ayam nya mana?Aku bengong dan terpana menatap nasiku,jangan jangan mas yang jual tadi lupa naruh ayamnya..kok jadi berburuk sangka ya,lha habisnya apa lagi,namun fikiran itu segera sirna saat mendengar geraman dibawah meja..kayak suara kucing yang dapat daging,jangan jangan..
Aku segera melongok kebawah meja dan benar saja,si kucing tengah menyantap ayam bakarku dengan lahap,mau bagaimana lagi mungkin itu sudah jatah rizqinya kucing hitam jadilah aku makan tanpa ayam bakar,sambil sesekali melirik pada kucing yang beruntung itu.


Nah,lumayan khan ceritanya?sampai jumpa di tulisan lainnya ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berkomentar