Kamis, 13 Maret 2014

Memancing Di Sungai Waktu Kecil Dahulu

Masih ingat dengan janjiku yang kemarin?

kalau ingat aku akan menepatinya,menceritakan bagaimana kami memncing disungai untuk mengisi waktu luang.

Sungai didesa kami bukanlah sebuah sungai yang lebar dan dalam,hanya merupakan kali kecil dan dangkal dengan banyak batuan dan berair jernih,saking dangkalnya tak ada lokasi yang memungkin kan untuk dijadikan tempat berenang.

Ikan yang ada didesa kami hanya beberapa jenis saja,antara lain:wader,kotes/ikan gabus,uceng,dan ripuh serta udang itu saja,sedikit sekali bukan?yah itulah ikan yang ada di sungai kami,ukurannya pun tak ada yang besar paling untuk wader paling besar ukuran dua jari,sementara ikan kotes/ikan gabus ukurannya kira kira sama seperti ukuran ibu jari kaki kalian,kalau uceng kecil sekali sekecil ukuran kelingking anak remaja,bagaimana dengan ripuh?sama juga paling besar hanya seukuran ibu jari tangan kita.

Meski demikian kami selalu semangat dalam memancing,yang terpenting bukan hasilnya tapi,kesenangan yang didapat.

Hal yang menarik adalah,saat sudah menunggu lama kemudian umpan kita dimakan ikan dan setelah kita angkat seekor wader atau ikan lainnya menggelepar tersangkut di mata pancing kita,silakan kalian mencobanya memancing agar dapat merasakan bagaimana gembiranya kalau mendapatkan ikan,ini lebih menarik dari sekedar bermain game online dan gadget lainnya.

Kami biasanya akan janjian dulu kalau mau memancing,karena menurut kami memancing itu paling asyik kalau bersama sama kawan kawan,kita bisa bersaing,bercanda dan yang paling penting menumbuhkan ikatan persahabatan yang kuat.

Alat kami sangat sederhana hanya joran dari bambu yang kami buat sendiri,senar pancing,kambangan/pelampung(kami membuatnya dengan memotong sandal jepit)dan tentu saja mata pancing.

Setelah kawan kawan hadir semua kamipun berangkat menuju sungai yang berjarak sekitar setengah kilometer.Untuk umpannya kami biasanya mencari cacing di sawah yang banyak terdapat di pinggir sungai,setelah umpan didapat kami mulai menyusuri sungai untuk mencari tempat yang kira kira ada ikannya,setelah dapat kami akan duduk berjajar sampil memegang joran menunggu sampai ada ikan yang memakan umpan kami.

Jenis ikan yang paling mudah dipancing adalah kotes/ikan gabus,kalau umpan sudah dimakan biasanya langsung kena,mungkin karena ikan ini mulutnya lebar,sementara yang paling sulit adalah ikan uceng.
Hasil yang kami dapat tak seberapa biasanya tak lebih dari lima belas ekor ikan kecil,kadang sama sekali tidak dapat,namun kesenangan dari memancing inilah yang berkesan dan selalu terkenang sampai saat ini.


Setelah capek memancing kami akan membawa ikan  kami pulang untuk dimasak ibu kami,memang sih tidak seberapa namun rasanya sangat nikmat menyantap nasi dengan ikan hasil pancingan sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berkomentar